Pada perdagangan Rabu (18/11/2009), rupiah ditutup melemah tipis ke 9.410 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin di level 9.400 per dolar AS. Rupiah sempat melemah hingga 9.450 per dolar AS.
Deputi Gubernur BI Budi Mulya menilai, volatilitas rupiah akhir-akhir ini masih sesuai dengan koridor perhitungan BI. Menurutnya, BI sejauh ini masih bisa menjaga stabilitas rupiah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan hingga kini kestabilan rupiah masih terjaga. "," katanya.
Ia menjelaskan, saat ini trend dolar akan terus melemah. Investor-investor global memburu aset-aset di negara emerging termasuk di Indonesia.
"Bahwa sekarang dolar melemah, disebabkan adanya penempatan pada aset emerging diantaranya aset rupiah yang ditempatkan antara lain pada SBI dan saham," Katanya.
(dru/qom)











































