Laporan US yang keluar kemarin menunjukkan kalim pengangguran menurun ke level terendahnya sejak September 2008, sementara penjulan rumah, tingkat kepercayaan konsumen dan pengeluaran pribadi naik melebihi estimasi. The Fed menaikkan prediksi untuk kisaran pertumbuhan 2010 menjadi 2.5% hingga 3.5% dan menandakan The Fed dapat menoleransi lemahnya dolar.
Regional Pagi: Mayoritas saham-saham Asia menguat, dipimpin oleh produsen komoditas setelah melonjaknya harga minyak dan logam.Saham-saham Jepang melemah, mengantarkan Topix index ke level terendah dalam 7 bulan, sebagaimana dolar yang ditutup melemah ke 14 tahun terendah terhadap yen. Toyota Motor Corp, produsen mobil yang meraih 31% pendapatan di Amerika Utara (-1.8%) Sony Corp. (-1.2%) dan Asahi Glass Co., produsen material terbesar di Jepang merosot setelah mengatakan pihaknya akan menjual convertible bond ke dalam saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Commodity: Crude oil diperdagangkan di kisaran $78 per barel setelah penurunan dolar dan laporan pemerintah yang menunjukkan naiknya permintaan bahan bakar untuk minggu kedua. Kemari minyak sempat naik 2.6%, komsumsi gasoline dan bahan bakar lainnya naik 2.8%. Crude oil untuk pengiriman Januari diperdagangkan pada level $77.93/barel.
Gold (-0.27%) $1.189/oz, Emas terus menguat dalam minggu ini seiring dengan pembelian yang dilakukan bank sentral dan investor untuk melindungi investasi dari melemahnya dolar. Bullion untuk pengiriman segera menyentuh $1.192,91/oz setelah dolar menyentuh level 15 bulan terendah. Bank sentral Sri Lanka membayar $375 juta untuk 10 metrik ton emas yang dibeli dari IMF. Harga spot emas di Singapura berada pada $1,191.68/oz pada pukul 7:16 a.m. Emas untuk pengiriman Februari menyentuh level $1,194.6/oz., CPO (-0.3%) 2.353RM/MT, Nickel (+1.5%) $17.000/MT, Tin (-0.5%) $15.050/MT.
Economic & Industrial News
Agri : Volume Ekspor Sawit Naik 16%
Volume ekspor minyak kelapa sawit mentah (CPO) selama Januari-Oktober tahun ini mencapai 12.763.204 ton atau dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu dan diperkirakan hingga akhir tahun ini mencapai 15,8 juta ton atau naik 8%. India menjadi negara yang paling banyak mengimpor minyak kelapa sawit dan turunannya dari Indonesia mencapai 4,6 juta ton selama periode Januari-Oktober tahun ini disusul Eropa 2,7 juta ton dan China sebanyak 1,9 juta ton.
Automotive: Pasar Mobil RI akan Lampaui Thailand
Pasar mobil di Indonesia diyakini akan terus meningkat dan menjadi salah satu yang terpenting di kawasan Asia Tenggara. Hingga Sepetember 2009, volume pasar mobil di Indonesia masih berada pada posisi ketiga di antara negara-negara ASEAN lainnya dengan volume pasar sebesar 335.301 unit, yang masih berada di bawah Malaysia dengan 397.619 unit dan Thailand sebesar 366.484 unit.
Economic: Pertumbuhan Ekonomi FY09 Diprediksi 4-4,5%, FY10 5-5,5% - BI
BI memprediksi pertumbuhan ekonomi diprediksi melaju di FY09 sebesar 4-4,5% dan akan lebih cepat lagi 5-5,5% di FY10. Prediksi pertumbuhan ekonomi FY09 lebih tinggi dibanding prediksi sebelumnya 3,5-4%. Namun, BI tetap memperingatkan ketidakpastian atas pemulihan dalam perdagangan global, masih tingginya level pengangguran di negara maju dan meningkatnya proteksionisme bisa mempengaruhi pertumbuhan Indonesia. Selain itu, risiko tingginya harga minyak dunia karena adanya spekulasi juga harus diawasi dengan ketat.
Economic : Pengembalian Dengan Permen Dikenai Denda
Pemerintah akan memberikan sanksi denda dan pidana bagi toko modern yang memberikan pengembalian berupa permen kepada konsumen. BI siap melayani peritel untuk dapat pecahan kecil. Untuk konkret kesiapan penyediaan uang receh, peritel mesti membuat surat permohonan menukar uang pecahan kecil pada perbankan yang ditembuskan ke BI, minimal 3 hari sebelumnya.
Ketentuan pembayaran yaitu Mata uang RI adalah rupiah, pembayaran wajib menggunakan rupiah, sanksi pelanggar kurungan hingga 3 bulan dan denda hingga Rp6 juta.
Corporate news
BVIC: Akusisi Saham
PT Victoria Sekuritas membeli 229,74 juta saham Bank Victoria yang setara dengan 6,6% saham yang
dicatatkan bank tersebut. Jumlah saham Bank Victoria yang dicatatkan adalah sebesar Rp3,46 miliar.
Harga jual saham tersebut yakni sebesar Rp120.
PGAS: Buyback Obligasi US$275 Juta
PGAS akan melakukan buyback obligasi dolar sebesar US$275 juta.
Dana buyback akan dipenuhi dari pinjaman sindikasi yang dipimpin Standard Chartered.
BBRI: 2010, Terbitkan Obligasi Rp 3 Triliun
Pada 2010, BBRI berniat menerbitkan obligasi subordinasi hingga Rp 3 triliun guna memenuhi kebutuhan kredit. Subdebt ini menawarkan kupon berkisar 10-11,9%.
Β
TRUB: Raih Kontrak US$ 700 Juta
Sepanjang 2009, TRUB mengantongi kontrak senilai US$ 700 jutaatau sekitar Rp 6,61 triliun. Dan ditargetkan akan mencapai Rp 7,54 triliun pada akhir tahun. Perusahaan mendapat kontrak 17 proyek besar, salah satunya pembangunan fasilitas migas milik Chevron senilai US$ 200 juta.
BNBR: Tunjuk 6 Penjamin Emisi
PT Bakrie & Brothers Tbk akan menunjuk enam penjamin emisi yang akan membantu penerbitan obligasi konversi senilai US$250 juta pada pekan depan.
Biaya penerbitan obligasi ini diperkirakan akan digunakan untuk melaksanakan haknya menyerap sebagian besar saham baru yang diterbitkan oleh PT Energy Mega Persada Tbk dalam rangka penawaran umum terbatas (right issue) bernilai Rp.4,84 triliun.
POLY: Konversi 51,2% Saham
POLY akan mengonversi utang senilai US$893 juta dengan dua miliar saham (51,2%) dari total perseroan. Sebelumnya, total utang perseroan yang default senilai US$1 miliar dan hanya dibayar US$107 miliar. Perseroan mematok modal kerja FY10 sebesar US$50 juta dan capex US$3-4 juta guna meningkatkan produksinya 5% vs FY09 685.000 ton. Perseroan juga berkemungkinan menjajaki pinjaman bank US$25 juta.(
TLKM: Bisnis Telepon Rumah Turun 15,32%
TLKM memprediksikan pendapatan dari bisnis jaringan telepon rumah turun 15,32% menjadi Rp 13,82 triliun pada tahun ini. Merosotnya peminat telepon rumah diakibatkan adanya perubahan gaya hidup masyarakat yang cenderung lebih mobile.
ADHI: Pendapatan Naik
PT Adhi Karya Tbk memperkirakan proyek yang diperoleh pada 2010 mencapai Rp9,06 triliun naik 28,32% dibandingkan dengan tahun lalu yang sebesar Rp7,06 triliun.
Proyek 2010 tersebut besaral dari yang diperoleh perseroan Rp8,12 triliun dan joint operation sebesar Rp 937 miliar. Laba bersih ditargetkan mencapai Rp120 miliar, naik 16,7% dari proyeksi 2009.
OKAS: Tawarkan Kupon Obligasi 14,9%
Anak usaha OKAS, PT Multi Nitrotama Kimia (MNK) menawarkan kupon bunga obligasi dan sukuk senilai Rp 370 miliar sebesar 12,55%-14,9%. Perolehan dana untuk membangun pabrik (85%), dan sisanya penambahan modal kerja.
ANTM: Mulai Eksplorasi Tambang Papua Barat
ANTM mulai melakukan eksplorasi tambang nikel di Papua Barat yang berada di bawah bendera PT Gag Nikel. Selain itu, pada 2010, ANTM menargetkan dapat memproduksi feronikel hingga 18.500 ton dan emas 3 ton.
IPO: PTPN III IPO Jnauari 2010
PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III) memastikan akan melepas saham perdana (IPO) pada Januari hingga Februari tahun depan dengan target dana yang diincar Rp1 triliun.
PTPN III juga mengisyaratkan bakal menggandeng PT Danareksa Securities sebagai penjamin pelaksana emisi.
IPO: Tugu Pratama Masuk Bursa 2010
Manajemen PT Tugu Pratama Indonesia tengah mematangkan sejumlah rencana strategis sebagai persiapan melakukan penawaran saham perdana (IPO) pada awal 2010. Rencana IP Tugu juga merupakan bagian dari rencana go public terhadap sejumlah anak usaha pertamina.
IPO: Pembangunan Perumahan Pangkas Target IPO jadi 21% Saham
PT Pembangunan Perumahan (PP) memangkas porsi saham yang dilepas jadi 21% dari target 30% saham dengan target dana Rp1 triliun. PP menganggarkan investasi untuk sektor energi, properti dan jalan tol sebesar Rp3-4 triliun di 2010
Rumor
Harga saham BLTA berpotensi Rp750-800/saham seiring rencana perseroan menutup penawaran indikatif atas akuisisi Camillo Eitzen&Co ASA akhir Nov09. Selain itu rencana perseroan membeli kapal dari perusahaan Norwegia guna menguasai pasar transportasi lokal jadi sentimen positif.
Harga saham SRSN berpotensi Rp90/saham. Kabarnya, investor Tiongkok mengincar saham perseroan guna menyuskseskan rencana ekspansi awal 2010.
Technical Picks
- ASII (32.900) β SELL
- IHSG (2461) β SELL
- LSIP (8200) β HOLD
- WTI Crude OIL (77.58 ) β SELL.
(etr/qom)











































