Gajah Tunggal Anggarkan Capex US$ 40 Juta di 2010

Gajah Tunggal Anggarkan Capex US$ 40 Juta di 2010

- detikFinance
Kamis, 26 Nov 2009 15:48 WIB
Gajah Tunggal Anggarkan Capex US$ 40 Juta di 2010
Jakarta - PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) anggarkan belanja modal (capital expenditure /capex) senilai US$ 30-40 juta di tahun 2010. Dana ini digunakan perseroan untuk pemeliharaan 2 pabrik baru di Tangerang sebesar US$ 20-25 juta. Sisanya digunakan sebagai peningkatan modal kerja.

Demikian disampaikan Direktur GJTL Catharina Widjaja di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD, Jakarta, Kamis (26/11/2009).

Ia menjelaskan, anggaran sebesar maksimal US$40 juta tersebut dianggarkan perseroan demi peningkatan kapasitas produksi ban jenis Tire ataupun Non-Tire . Gajah Tunggal telah memproduksi ban radial sebanyak 30 ribu unit per hari, dan ban sepeda motor 60 ribu unit per hari.

"Capex perseroan sebesar US$ 20-25 juta untuk maintenance. Total di tahun depan sekitar US$ 30-40 juta," kata Catharina seusai paparan publik GJTL.

Dirinya mengaku, perseroan masih mengikat perjanjian dengan produsen ban Michellin untuk menyediakan 5 juta ban per tahun, atau setara dengan 15 ribu ban per hari. Namun proses produksi masih belum mencapai utilisasi maksimal, seiring turunnya pasar otomotif di awal tahun 2009.

"Kerja sama dengan Michellin masih berjalan untuk 5 juta ban per tahun. Tapi prosesnya sedang off take aggrement , hingga pencapaian maksimal untuk jenis Radial Tires belum bisa," katanya.

Jika volume produksi jenis Radial Tires sudah maksimal, maka perseroan dapat menghasilkan 45 ribu ban per hari. "Kami perkiraan angka 45 ribu akan terwujud pada 2012, dengan tingkat penyerapan maksimal," papar Catharina.

Lanjutnya, untuk jenis Motorcycle Tires (ban motor) perseroan menargetkan peningkatan volume produksi. Di awal pabrik berjalan, produksi hanya 37 ribu ban per hari. Saat ini telah naik menjadi 60 ribu ban per hari, dan pada 2012 diperkirakan berada di 105 ribu per hari.

"Jenis ban dalam juga akan kami tingkatkan, dari  74 ribu menjadi 162 ribu (per hari)," imbuhnya.

Catharina menambahkan, pada tahun depan perseroan akan mengalami peningkatan penjualan 15-20%.

Sampai triwulan III-2009 penjualan Gajah Tunggal mencapai Rp 5,83 triliun atau setara dengan 20,25 juta ban. Terjadi penurunan 3% dibanding periode yang sama tahun 2008 yang sebesar Rp 6,04 triliun atau 22,36 juta ban.

"Pada Desember 2009, penjualan akan flat dibanding tahun lalu," pungkasnya.

(wep/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads