"Tahun depan kami akan menggunakan online trading, paling cepat semester I-2010. Kami masih ada perbaikan IT," ujar Direktur Utama PT Trimegah Securities Tbk Avi Dwipayana Avi Dwipayana di hotel Ritz Calton SCBD Jakarta Rabu (2/12/2009)
Terkait kinerja tahun 2009, Avi memrediksi pendapatan Trimegah akan menurun 30-40% pada akhir 2009 nanti. Ini terkait dengan berkurangnya transaksi harian yang diperoleh perseroan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Avi menjelaskan, Indonesia saat ini masih dijadikan target bidikan bagi investor global. Namun tidak di sektor finansial, melainkan dari sektor komoditas.
"Negara yang unggul dikomoditas, akan dijadikan target investor dalam berinvestasi. Indonesia menjadi salah satunya," paparnya.
Indonesia memiliki pertanian, perkebunan, dan pertambangan yang unggul. Selain itu, saat krisis global 2008, Indonesia relatif terinsulasi dan tak terpengaruh akan hal itu.
"Indonesia masih mencatat pertumbuhan positif di saat krisis. Ini menjadi pertimbangan investor untuk masuk ke pasar saham kita, khususnya emiten-emiten komoditi," imbuh Avi.
Sektor komoditi, lanjutnya, akan dapat bertahan dalam 4-5 tahun ke depan, sebelum terjadi bubble.
(wep/qom)











































