Fortis Incar Dana Kelolaan Baru Rp 5 Triliun di 2010

Fortis Incar Dana Kelolaan Baru Rp 5 Triliun di 2010

- detikFinance
Senin, 07 Des 2009 14:35 WIB
Fortis Incar Dana Kelolaan Baru Rp 5 Triliun di 2010
Jakarta - PT Fortis Investments menargetkan pertumbuhan total dana kelolaan sebesar 25% di tahun 2010, atau setara dengan Rp 5 triliun. Reksa dana terproteksi akan mendominasi produk perseroan pada tahun depan.

Demikian disampaikan Deputy CEO PT Fortis Investments Tino Moorrees, di restoran Harum Manis, Jalan KH. Mas Masyur, Jakarta, Senin (7/12/2009).

Ia menerangkan, seiring dengan perbaikan ekonomi yang diprediksi terjadi di 2010, maka perseroan optimis target pertumbuhan dana tersebut dapat tercapai. Saai ini, dana kelolaan perseroan mencapai Rp 19,79 triliun.

"Pertumbuhan kami di tahun depan 25%, atau akan menjadi Rp 25 triliun di tahun depan," kata Tino.

Lanjut Tino, perseroan akan menerbitkan 5-10 produik reksa dana baru di tahun depan. Sebanyak 80% akan didominasi oleh reksa dana terproteksi, dan sisanya akan terbagi dalam reksa dana saham, obligasi, campuran, dan lainnya.

"Kami melihat, (reksa dana) terproteksi masih diminati oleh banyak masyarakat Indonesia. Dengan prediksi oblogasi yang telalu mahal, maka produk terproteksi akan cukup diminati," jelasnya.

Lanjutnya, Fortis akan memaksimalkan penambahan dana kelolaannya melalui kerjasama dengan perbankan. Dengan rencana ekspansi yang dilakukan perbankan, maka potensi permintaan reksa dana akan semakin besar.

"Saat ini nasabah perbankan masih punya potensi yang besar untuk meminati produk kita. Konsumen perbankan baru 500 ribu orang, sedangkan total masyarakat 220 juta. Itu masih jadi potensial,"

Target 25% pun diamini oleh Presiden Director PT Fortis Investments Eko P. Pratomo. Angka yang didapat perseroan, mengacu pada prediksi industri reksa dana di tahun depan.

"Kita pasti mengacu pada industri yang ada. Minimal akan sebatas itu. Industri kan 25%, maka kami mengikuti," imbuh Eko.

Untuk produk perdana reksa dana di 2010, Eko menerangkan, Fortis akan mengeluarkan pada bulan Februari. "Reksa dana terproteksi kita, kemungkinan akan keluar di Februari 2010," imbuhnya.

Dengan target penambahan reksa dana terproteksi, maka portofolio Fortis di 2010 akan berubah. Reksa dana terproteksi mengambil porsi di 15%, yang sebelumnya hanya 8%. Untuk reksa dana fix income dan campuran mencapai 15%. Reksa dana saham akan berkurang menjadi 55%.

"Saat ini, porsi saham kita sudah terlalu besar. Untuk itu, kita ingin diversifikasi dengan menerbitkan lebih banyak yang terproteksi. Maka porsi saham di tahun depan dapat berkurang, dari 73% di 2009 menjadi 55%," pungkasnya.
(wep/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads