Pada perdagangan Kamis (17/12/2009), rupiah ditutup melemah ke level 9.500 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di level 9.490 per dolar AS.
Di pasar Asia, dolar AS bergerak menguat atas euro setelah Bank Sentral AS (The Fed) memperbaiki outlook perekonomian AS. Euro juga melemah oleh sentimen penurunan peringkat Yunani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pialang menilai, pasar melihat tumbuhnya kemungkinan Fed akan menaikkan suku bunganya 25 basis poin pada awal tahun depan. Namun sebagian lagi masih melakukan penilaian yang lebih hati-hati.
"Kami masih bertahan dengan proyeksi kami bahwa Fed tidak akan mulai menaikkan suku bunga hingga akhir 2010," ujar John Kyriakopoulos, analis dari NAB Capital seperti dikutip dari AFP.
Terhadap mata uang Asia, dolar juga menguat atas dolar Singapura ke 1,3971, won Korsel di 1.177,85 dan peso Filipina di 46,46.
(qom/qom)
