Presiden Dukung Menkeu dan Wapres, Pasar Saham Aman

Presiden Dukung Menkeu dan Wapres, Pasar Saham Aman

- detikFinance
Minggu, 20 Des 2009 12:11 WIB
Presiden Dukung Menkeu dan Wapres, Pasar Saham Aman
Jakarta - Aktivitas pasar saham diperkirakan tidak akan terkena imbas desakan mundur Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Wakil Presiden Boediono oleh Pansus Century DPR. Pernyataan Presiden SBY yang mendukung Menkeu dan Wapres tetap menjabat, bakal memberikan sentimen positif pada pasar.

"Pernyataan presiden yang mengatakan kalau Menkeu dan Wapres tidak perlu mundur, saya kira cukup untuk membuat pasar bersikap lebih rasional. Kelihatannya pasar saham akan aman-aman saja," ujar Ekonom Standard Chartered Bank, Fauzi Ichsan saat dihubungu detikFinance , Minggu (20/12/2009).

Menurut Fauzi, pernyataan presiden SBY tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Menkeu dan Wapres terhadap desakan Pansus Century DPR yang mendesak keduanya mundur dari jabatannya.

"Dukungan ini menunjukkan kalau presiden berupaya memberikan ketenangan pada pasar. Saya kira juga akan melihat masalah ini lebih rasional. Jadi dampaknya boleh dibilang tidak akan negatif," ujarnya.

Pansus Century DPR mengimbau agar Boediono dan Sri Mulyani nonaktif terlebih dulu dari jabatannya agar bisa dilakukan pemeriksaan. Presiden SBY dengan tegas menolak hal tersebut.

Menurut Presiden SBY, permintaan Pansus DPR tidak ada landasan hukumnya. SBY pun meminta pansus Century bekerja dalam koridor konstitusi dan UU.

Namun menurut Ekonom Bank Mandiri Mirza Adityaswara mengatakan, saat ini sebagian besar para pelaku pasar dan fund manajer baik asing maupun lokal sudah melakukan tutup buku tahun 2009.

"Sehingga dampak gonjang-ganjing politik tentang Bank Century baru akan terlihat di pasar keuangan pada bulan Januari," ujar Mirza.
(dro/dro)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads