Demikian disampaikan Direktur DEWA Gani Bustan usai RUPSLB di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Senin (28/12/2009).
Menurut Gani, pemegang saham menyetujui penerbitan saham baru sebanyak 6.243.923.928 lembar, atau setara sengan 28,57% dari total saham yang tercatat. Harga pelaksanaanΒ PUT I sebesar Rp 100 per saham. Secara akumulasi, dana yang dapat dihimpun diperkirakan sebanyak Rp 624.392.392.800.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setiap lima saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham tertanggal 11 Januari 2009, pukul 16:00, maka pemegang saham mempunyai dua HMETD (Hak Memegang Efek Terlebih Dahulu) guna dua saham yang ditawarkan, dengan harga penawaran Rp 100.
PT Danatama Makmur, bertindak sebagai pembeli siaga. Jika alokasi saham yang ditawarkan terdapat sisa, maka Danatama akan mengambil seluruh saham dengan harga penawaran awal Rp 100 per lembar.
Penggunaan dana hasil PUT I ini, sebagian besar akan digunakan untuk pelunasan hutang perseroan. Porsi PUT I untuk membayar hutang, berkisar 68,47% (Rp 427 miliar). Sisanya, 7,61%(Rp 47,5 miliar) untuk pembelian alat berat dan 23,93% (Rp 149 miliar) sebagai penambah modal kerja DEWA.
Sampai saat ini tercatat hutang usaha perseroan sebesar US$ 27,065 juta, dengan hutang pajak US$ 715 ribu, dan beban yang harus dibayar US$ 6,85 juta. Secara akumulasi, kewajiban lancar tercatat US$ 145,93 juta, dengan kewajiban tidak lancar US$ 62 juta.
Tanggal terakhir perdagangan saham dengan HMETD di pasar reguler dijadwalkan 6 Januari 2009,Β dan di pasar tunai 11 Januari 2009. Sedangkan untuk non HMETD, tanggal dimulai perdagangan di pasar reguler dan negosiasi 7 Januari 2010, dan pasar tunai 12 Januari 2010.
Recording date dijadwalkan 11 Januari 2010. Distribusi HMETD, 12 Januari 2010. Sedangkan periode distribusi saham secara elektronik terjadi pada 15 - 21 Januari 2010. Penjatahan direncanakan pada 22 Januari 2010.
(wep/dro)











































