"Kita sedang lakukan beauty contest kepada lebih dari 6 perusahaan efek, kita mencari perusahaan yang bagus dan mengerti telekomunikasi," kata Direktur Utama
TLKM, Rinaldi Firmansyah di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD, Jakarta, Senin (4/1/2010).
Namun ia belum dapat memberitahu siapa saja yang akan menjadi pemenangnya. Menurutnya, proses seleksi diperkirakan bakal selesai akhir bulan ini.
TLKM berencana menerbitkan obligasi senilai Rp 2 triliun pada semester I-2010. Seluruh hasil emisi obligasi akan digunakan untuk kebutuhan belanja modal (capex) perseroan yang dianggarkan sebesar US$ 2 miliar.
Rinaldi juga mengatakan, kalau pertumbuhan kinerja perseroan hanya bakal berkisar pada 1 digit di tahun 2009. Menurutnya, penghambat utama pertumbuhan kinerja TLKMadalah divisi telepon kabel (fixline ).
"Selular tumbuh bagus, broadband bagus, telepon kabel turun. Kalau dihilangkan tentu bisa double digit, tetapi karena ada itu kemungkinan single digit," ujarnya.
(dro/dnl)










































