Regional Pagi: Bursa saham Jepang pada awal sesi dibuka melemah yang mengikuti Bursa Wall Street Rabu, yang disebabkan oleh kabar dari Bank Sentral China akan meningkatkan persyaratan kebijakan giro wajib minimum dan mayoritas saham eksportir yang melemah akibat penguatan yen.
Bursa saham Australia bergerak ke level rendah pada awal sesi di hari Rabu, dengan terkena dampak dari pengetatan moneter di China dan juga rendahnya harga minyak dan emas. Nikkei 225 (-0.5%) 10,825.47. Kospi (-0.9%) 1,683 Australia's S&P/ASX 200 (-0.8%) 4,860 STI (-0.3%) 2,906
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga minyak untuk delivery bulan Februari turun 58 sen (-0.7%) ke level US$ 80.21/barel. Crude oil (-0.7%) $80.2/bbl, Gold (+0.2%) $1,131/oz, CPO (-0.4%) 2.563 RM/MT, Nickel (-1.1%) $17.700/MT,
Tin (unc) $17.900/MT.
Economic & Industrial News
Economic: APBN 2010 Dirombak
Pemerintah segera mengajukan usulan perubahan asumsi ekonomi makro dalam APBN Perubahan (APBNP) 2010 ke DPR. Ada tiga indikator makro yang direvisi, yaitu harga minyak naik menjadi US$ 80/barel, nilai tukar Rp9.200-9.300 per dolar AS, dan suku bunga 6,8%. Menkeu menjelaskan, perubahan itu dilakukan untuk menjaga postur APBN secara keseluruhan serta untuk mengantisipasi gejolak harga minyak mentah dan komoditas di pasar internasional.
Economic: BUMN Bidik Laba Rp90,12 Triliun
Kementerian BUMN menargetkan total laba bersih dari 139 BUMN di 2010 bisa tumbuh 21,32 persen, dari perkiraan laba bersih di 2009 sebesar 74,28 triliun rupiah menjadi 90,12 triliun rupiah. Hal tersebut ditopang oleh upaya restrukturisasi, efisiensi, serta kenaikan produksi. Menteri BUMN Mustafa Abubakar menyebutkan tiga sektor yang memberi kontribusi utama di 2010 adalah sektor energi, perbankan, dan telekomunikasi.
Economic: Bapepam-LK Siap Sidak Manajer Investasi
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) bulan ini akan mengeluarkan surat edaran kepada manajer investasi (MI) yang akan melakukan perpanjangan izin. Kepala Biro Pengelolaan Investasi Bapepam-LK Djoko Hendratto mengatakan, dalam surat edaran dijelaskan bahwa Bapepam memberi waktu kepada MI untuk membenahi struktur organisasi dan infrastrukturnya dalam tempo setahun.
Corporate news
TRUB: Raih Kontrak US$14,5 Juta
PT Truba Alam Manunggal Tbk (TRUB) melalui anak usahanya, yaitu PT Truba Jaya
Engineering, meraih kontrak senilai US$14,55 juta atau setara dengan Rp145,5 miliar. Kontrak tersebut meliputi pambangunan PLTU dari Sumitomo Corporation Joint Operation Erection Division.
ELSA: 78,25% Saham Diincar Saratoga
PT Saratoga Capital dan Northstar Pacific berkukuh membeli 37,15% saham PT Elnusa Tbk (ELSA) milik PT Tri Daya Esta. Saratoga dan Northstar bahkan mengincar 41,1% saham Elnusa milik PTPertamina. Jika terealisasi, kedua perusahaan investasi itu kelak menguasai 78,25% saham Elnusa.
BUMI: CS &JP Morgan Tangani Bond BUMI
BUMI tengah mempersiapkan rencana penerbitan surat utang US$ 300 juta-US$ 400 juta. Dalam rencana tersebut, BUMI menunjuk Credit Suisse (CS) dan JP Morgan Securities. Dana hasil penerbitan akan digunakan untuk mendukung pembiayaan PT Recapital Advisors dalam mengakuisisi 90% saham PT Berau Coal senilai US$ 1,52 miliar.
TRAM: Jajaki Obligasi Hingga US$ 150 Juta
TRAM menjajaki penerbitan obligasi hingga US$ 150 juta pada semester I-2010. Dana hasil penerbitan obligasi akan dipakai untuk memenuhi belanja modal (capital expenditure/capex) perusahaan sepanjang tahun ini.
UNSP: Dua Bank Eropa Siap Serap Right Issue UNSP
UNSP menyatakan telah ada 3 pembeli siaga terkait rencana right issue yang akan digelar anak usaha grup Bakrie ini. Ketiganya adalah Danatama Makmur Sekuritas, dan dua bank asal Eropa, ungkap Direktur Keuangan UNSP Harry M Nadir.
BBRI: Finalkan Pembelian Bank
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) telah memfinalkan proses uji tuntas satu bank untuk di akuisisi pada tahun ini guna memperkuat lini bisnis usaha kecil. Bank pelat merah itu menyiapkan dana Rp2 T untuk aksi korporasi itu. Dirut BRI mengatakan rencananya manajemen akan meminta persetujuan kepada pemegang saham pada Mei melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) untuk menjalankan korporasi itu pada Mei 2010.
TLKM: Capex 2010 Rp13 Triliun
TLKM akan menginvestasikan belanja modal sebesar Rp13 riliun untuk memperluas coverage, peningkatan kapasitas dan kualitas jaringan, serta penerapan layanan baru guna mencapai target jumlah pelanggan sebesar 100 juta orang tahun ini.
DOID: Akan Lepas Anak Usaha
DOID tengah mengkaji pelepasan anak usaha properti pada tahun ini dan akan memfokuskan
pada bisnis pertambangan. Langkah tersebut dilakukan guna pengembangan dalam mewujudkan
rencana perseroan untuk menjadi saham blue chip di sektor pertambangan.
HMSP: Akan Tutup Anak Usaha di Malaysia
HMSP berencana untuk melakukan restrukturisasi usaha produksi rokok di Malaysia.
Restrukturisasi itu bertujuan untuk penghematan terkait komitmen pemerintah Malaysia melaksanakan
perjanjian Asean Free Trade Area per 1 Januari 2010.
Rumor
Saham PT Duta Graha Indah Tbk (DGIK) dikabarkan bakal dikerek oleh konsorsium broker, seiring adanya kabar pembentukan joint venture antara perseroan dan perusahaan konstruksi asal Australia. Harga DGIK berpeluang menuju level Rp120 dalam jangka pendek. Pada Perdagangan kemarin, DGIK ditutup naik Rp4 (4,9%) ke level Rp93.
POLY tengah memfinalisasikan restrukturisasi utang senilai US$893 juta dengan konversi 51,2% saham perseroan. Sedangkan sisa utang sebesar US$107 juta akan dibayar oleh perseroan. Perseroan dikabarkan akan roadshow ke sejumlah negara guna menawarkan asetnya dan Texmaco. Rencana itu bakal menaikan harga POLY menuju level Rp200 dalam jangka pendek. Pada perdagangan kemarin, POLY ditutup menguat Rp13 (9,5%) ke posisi Rp149.
Corporate Action
Hari ini (13/1), Start trading period right issue Darma Henwa Tbk (DEWA), ratio 2(new) : 5(old) Rp 100/saham End trading period (19Jan10)
Technical Picks
- SMRA (620) – BUY
- MIRA (330) – BUY
- ADRO (1960) – SELL
- BUMI (2875) – SELL.
(etr/qom)











































