"Semen Batam, target Rp 200-300 miiar, sekitar 30%," kata Chairman Bosowa Group Erwin Aksa yang juga ketua Hipmi, saat ditemui Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (13/1/2010).
Ia menjelaskan saat ini penunjukan underwriter belum dilakukan, perseroan masih melakukan persiapan-persiapan dan sedang mencari investor strategis.
"Underwriter mugkin di bulan-bulan Maret," katanya.
Dikatakannnya saat ini investor dari Dubai sudah tertarik masuk membeli 30% sebagai standby buyer . Pemilihan investor asal Dubai, lanjut Erwin, dengan pertimbangan sebagai mitra strategis yang bergerak dibidang perdagangan dan perkapalan.
Selain itu, kata dia, selain Semen Batam yang akan melantai pada tahun ini, setidaknya ada 2 sampai 3 perusahaan anggota himpunan pengusaha muda Indonesia (Hipmi) yang siap melantai di bursa pada tahun ini yang umumnya bidang pertambangan dan sawit.
"Ada 2-3 perusahaan yang akan go public dari anggota 40.000 Hipmi," katanya.
(hen/dnl)











































