IPO Waskita Karya Mundur ke 2011

IPO Waskita Karya Mundur ke 2011

- detikFinance
Selasa, 19 Jan 2010 12:40 WIB
IPO Waskita Karya Mundur ke 2011
Jakarta - Rencana penawaran umum saham perdana alias Initial Public Offering (IPO) PT Waskita Karya mundur ke tahun 2011. Pasalnya, perseroan akan menunggu kinerja dan hasil IPO BUMN karya lainnya yaitu PT Pembangunan Perumahan (PP).

"Tahun depan (IPO), tahun ini PT PP masuk. Kita lihat dulu. Range IPO-nya saja lebar sekali. Tahun ini market konstruksi tidak begitu bagus," kata Direktur Utama Waskita Karya M. Choliq di Kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (19/1/2010).

Perusahaan pelat merah itu berencana melepas saham maksimal sebanyak 35 persen dalam aksi korporasi tersebut. Target dana yang diharapkan bisa diraup sebanyak
Rp 600 miliar.

Selain itu, perseroan juga masih menunggu suntikan dana dari PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) sebanyak Rp 475 miliar atas bantuan penyehatan perseroan. Dengan suntikan dana tersebut PPA akan mendapat kepemilikan saham di Waskita 14 persen.

Dengan begitu, jumlah saham pemerintah yang bakal terdilusi di Waskita totalnya 49 persen. "Ya biar sehat, jadi habis disuntik, terus kasih infus," ujarnya.

Hingga akhir tahun 2010, perseroan menargetkan laba bersih sebesar Rp 155 miliar. Perusahaan pelat merah itu telah mengantongi kontrak sebanyak Rp 12 triliun, terbagi atas kontrak lama Rp 5 triliun dan kontrak baru tahun ini Rp 7 triliun.

Menurutnya, sebanyak 90 persen dari total kontrak tersebut merupakan kontrak dari proyek pemerintah sedangkan sisanya proyek swasta dan luar negeri. "Kalau luar negeri masih kecil hanya 5 persen," ujarnya.

Dalam rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) tahun 2009, perseroan ditargetkan meraih kontrak Rp 4,5 triliun kontrak dengan laba bersih Rp 90 miliar.

Tahun ini, BUMN infrastruktur itu menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) Rp 60 miliar, lebih tinggi dari belanja modal tahun lalu sebanyak Rp 25 miliar.
(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads