Duit Milik Pengusaha Kaya Makassar Korban Antaboga Bisa Cair

Duit Milik Pengusaha Kaya Makassar Korban Antaboga Bisa Cair

- detikFinance
Selasa, 26 Jan 2010 14:56 WIB
Duit Milik Pengusaha Kaya Makassar Korban Antaboga Bisa Cair
Jakarta - Amirudin Rustam yang merupakan pengusaha kaya Makassar sempat menjadi korban penipuan produk reksa dana PT Antaboga Delta Sekuritas. Namun dana milik Amiruddin Rusman yang mencapai miliaran rupiah tetap bisa dicairkan.

Amiruddin merupakan pengusaha kaya yang mempunyai 3 bengkel, SPBU dan beberapa properti. Mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Diadji sebelumnya mengungkapkan, Amiruddin merupakan seorang penjaga bengkel.

"Amirudin Rustam bukan berasal dari sebuah bengkel, namun dia adalah seorang pengusaha sukses dimana sebelumnya juga tergabung dalam Forum Nasabah Korban Bank Century yang terdiri dari 1060 nasabah," ujar Koordinator Forum Nasabah Korban Bank Century, Edo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyampaikan hal itu saat memberikan keterangan di depan Pansus Hak Angket Kasus Bank Century, Jakarta, Selasa (26/01/2010).

Namun menurut Edo, Amiruddin telah mendapatkan kembali dananya dari manajemen baru Bank Mutiara.

"Itu yang aneh, jika dia mendapatkan mengapa kita tidak?," kata Edo.

Dana Amirudin menurut Edo, tercatat di dana tetap terproteksi Antaboga yang terdiri dari 2 bilyet masing-masing senilai Rp 10 miliar dan Rp 1,4 miliar.

"Dirinya memang awalnya sempat ikut kuasa hukum kami untuk menuntut pengembalian dana kita. Namun dipertengahan jalan dirinya mengundurkan diri dan tidak melanjutkan ikut serta," papar Edo.

Menurutnya, Amirudin mendaftarkan dirinya untuk bersama-sama ikut dalam forum ini melalui cabang di Makassar.

Dalam penelusuran detikcom, Amiruddin merupakan salah satu pengusaha kaya di Makassar. Pria ini dikenal sebagai pemilik salah satu bengkel mobil terbesar di ibukota Sulawesi Selatan (Sulsel) itu.

Dia juga seorang distributor ban merek terkenal. Amiruddin juga terjun di dunia bisnis properti. Bisnis ini dilakukan Amiruddin tidak hanya di kota Makassar, tapi juga wilayah lain di Sulsel.



(dru/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads