Pada perdagangan Senin (22/2/2010), IHSG ditutup naik tipis 9,887 poin (0,38%) ke level 2.564,263. Indeks LQ 45 juga naik tipis 1,989 poin (0,39%) ke level 499,812.
Kelesuan tampaknya masih akan menghinggapi perdagangan saham pada Selasa (23/2/2010) ini. IHSG diprediksi masih akan bergerak pada kisaran sempit dengan kecenderungan melemah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan Senin (22/2/2010), indeks Dow Jones ditutup melemah 18,97 poin (0,18%) ke level 10,383,38. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 1,16 poin (0,10%) ke level 1.108,01 dan Nasdaq melemah 1,84 poin (0,08%) ke level 2.242,03.
Bursa Jepang yang kemarin melonjak tajam akhirnya juga mengalami koreksi. Indeks Nikkei-225 memulai perdagangan Selasa ini dengan melemah 72,83 poin (0,70%) ke level 10.327,64.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities:
IHSG pada hari ini masih akan bergerak mixed pada kisaran 2,542 – 2,582, setelah kemarin Asing mencatatkan penjualan (Foreign sell) sebesar Rp 807 M.
Pada perdagangan kemarin IHSG ditutp naik 9.8 poin (0.38%) menjadi 2,564. Secara teknikan peluang menguat indeks sudah terbatas, indikator stochastic telah crossover di area overbought. Pemodal dapat mencermati saham SMCB, ADRO dan BBCA.
Panin Sekuritas:
Kemarin IHSG bergerak menguat tipis ditengah reboundnya bursa regional Asia. Laju gerak indeks cenderung tertahan menyusul aksi jual pada beberapa saham unggulan yang sebelumnya mendorong indeks naik. Investor masih menunggu perkembangan perekonomian global dan politik dalam negeri. Hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak mixed terbatas dengan kisaran support-resistance 2.532-2.580. Saham pilihan : BMRI, BBTN, UNTR, CTRA.
(qom/qom)











































