PT PP Cetak Peningkatan Laba 33% Tahun 2009

PT PP Cetak Peningkatan Laba 33% Tahun 2009

- detikFinance
Minggu, 14 Mar 2010 15:50 WIB
PT PP Cetak Peningkatan Laba 33% Tahun 2009
Jakarta - PT Pembangunan Perumahan (persero) Tbk, mencatat laba bersih pada tahun 2009 sebesar Rp 163 miliar. Capaian ini meningkat 33,61% dibandingkan perolehan tahun sebelumnya sebesar Rp 122 miliar.

Menurut Direktur Utama PT PP (Persero) Musyanif, kenaikkan laba bersih disebabkan  meningkatnya perolehan kontrak baru, dan pendapatan selama tahun 2009. Marjin profitabilitas perseroan juga tercatat meningkat dibanding periode sebelumnya.

"Laba bersih PT PP tahun 2009 melampaui target yang telah perseroan tetapkan," ungkap Musyanif dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Minggu (15/3/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perseroan, dijelaskan Musyanif, juga berhasil membukukan pendapatan  sebesar Rp 4,20 triliun dengan raihan marjin laba bersih sebesar 3,9%. Bandingkan dengan marjin laba bersih tahun 2008  yang 3,1% atau naik 26%.

Sementara itu, marjin laba kotor meningkat menjadi 11,11% pada 2009 dari raihan tahun 2008 yang sebesar 8,95%. Kenaikan marjin disebabkan meningkatnya kemampuan perseroan untuk mengeruk pendapatan yang lebih tinggi.

"Laba usaha PT PP pada full year 2009 adalah Rp 368 miliar, dengan marjin laba usaha tercatat 8,76% dan  lebih baik dibandingkan dengan Marjin Laba usaha di tahun 2008 yang tercatat 6,81%," ucapnya.

Perseroan juga berhasil mempertahankan rasio pertumbuhan laba bersih sebesar rata-rata 25% per tahun. Usai IPO bulan Februari lalu, PT PP mengembangan bisnis di bidang energi dan jalan tol guna meningkatkan laba sebesar lima kali lipat yang ditargetkan dapat tercapai pada tahun 2014.

"Dari capaian ini, merupakan bukti dari inovasi yang tiada henti dari para enjineer PT PP yang selalu berupaya mengerjakan proyek dengan kualitas tinggi secara efektif dan efisien sehingga menguntungkan PT PP selaku pelaksana dan pemilik proyek," ungkapnya.

Pendapatan terbesar PT PP masih disumbang oleh segmen Bangunan Gedung dengan memberikan kontribusi pendapatan sebesar 70% dari pendapatan konsolidasi Perseroan. Sedangkan segmen Jalan/Jembatan, Pengairan, Pelabuhan dan lain-lain berhasil mencatat pendapatan sebesar 30 % dari pendapatan konsolidasi Perseroan.

Segmen yang berhasil mencatatkan pertumbuhan paling tinggi selama tahun 2009 adalah segmen Pengairan dan Pelabuhan yang berhasil tumbuh 90%. Hal ini dikarenakan strategi Perseroan yang terus meningkatkan proyek keuntungan daya saing ketimbang pesaingnya.

“Ini membuktikan kompetensi dan daya saing PT PP dalam memenangkan proyek-proyek bernilai besar,” tambah Musyanif.

PT PP selama tahun 2009 berhasil memperoleh kontrak sebesar Rp 8,2 triliun yang berasal dari kontrak baru sebesar Rp 6 dan carry over 2008 sebesar Rp
2,2 Untuk tahun 2010 Perseroan menargetkan order book sebesar Rp 16,2 triliun, dimana Rp 12,6 triliun merupakan kontrak baru dan Rp 3,6 triliun
merupakan carry over 2009. Perolehan kontrak baru 2010 tersebut merupakan dua kali lipat dibandingkan perolehan kontrak baru 2009 sebesar Rp 6,1
triliun.

Dalam 5 tahun ke depan PT PP akan melakukan ekspansi usaha termasuk ke sektor investasi diantaranya di jalan tol, pembangkit listrik dan energi dan
semua ini akan menjadi revenue driver dari PT PP.

(wep/epi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads