Demikian disampaikan Corporate Secretary PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Dani Handayani dalam keterangan tertulisnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin (15/3/2010).
Ditambahkan Dani, dua cement mill baru tersebut diprediksi mulai beroperasi mulai Mei 2010. "Investasi US$ 35 juta, dan akan mulai beroperasi di April atau Mei 2010," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada tahun 2010, total produksi semen perseroan diprediksi mencapai 20,1 juta ton per tahun. Ini meningkat 1,5 juta ton dari posisi sebelumnya yang tercatat 18,6 juta ton. Indocement juga tetap akan fokus pada dua lokasi pabriknya di Citereup dan Tarjun.
Sementara, total konsumsi semen domestik selama tahun 2009 tercatat tumbuh tipis 0,9% dari posisi tahun sebelumnya 38,1 juta ton menjadi 38,4 juta ton. Sedangkan total kapasitas terpasangΒ secara industri tercatat flat di level 46,2 juta ton.
"Permintaan semen domestik di semester II 2009 yang sangat signifikan dan kuat, khususnya setelah bulan puasa telah menghapus pertumbuhan negatif 7% semen gresik di semester I 2009," ujarnya.
Semen domestrik sendiri pada kuartal IV 2009 tumbuh lebih tinggi 17,7% dibanding periode yang sama tahun 2008.
Untuk total kapasitas terpasang Indocement sampai saat ini 17,1 juta ton. Pada Mei 2010, kapasitas terpasangnya bakalan meningkat sebesarΒ 1,5 juta ton yang disumbang dari pabrik Palimanan, Cirebon. Hingga total kapasitas terpasang perseroan akan menjadi 18,6 juta ton.
"Pabrik Palimanan sendiri terdiri dari dua pabrik dengan total produksi 2,6 juta ton," kata Dani.
(wep/qom)











































