"Program ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam melestarikan lingkungan hidup," ujar Wakil Presiden Direktur RELI, Nicky Hogan di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten, Senin (15/3/2010).
RELI merupakan salah satu agen penjual produk SR002 yang diterbitkan oleh Departemen Keuangan RI pada Februari 2010. RELI menyisihkan sebagian dari penjualan SR002 untuk program lingkungan hidup. Kali ini, perseroan memilih menghibahkan sebagian dana hasil penjualan SR002 dalam program restorasi habitat Badak Cula Satu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, dalam penjualan SR002 ini, RELI meraih dana sebesar Rp 150 miliar. Itu berarti, total lahan yang akan direstorasi luasnya mencapai 4,5 hektar.
"Bisa digenapkan menjadi 5 hektar," ujarnya.
Rencananya, kerjasama program restorasi habitat Badak Cula Satu ini berlangsung selama 3 tahun ke depan. Untuk tahap pertama, RELI akan menyumbangkan 2.000 pohon yang menjadi tanaman pangan Badak Cula Satu.
"Acara hari ini adalah seremoni simbolis penanaman 2.000 pohon tersebut. Penanaman resminya akan dilakukan mulai besok oleh tim Taman Nasional Ujung Kulon," jelas Nicky.
Dengan program ini diharapkan akan dapat merestorasi habitat pangan Badak Cula Satu. Untuk program restorasi selanjutnya, RELI akan melakukan berbagai upaya restorasi.
"Kegiatan restorasi selama 3 tahun ke depan akan meliputi pekerjaan penyiapan lokasi dan bibit, penanaman dan pemeliharaan selama 3 tahun. Restorasi dilakukan khususnya pada daerah yang paling banyak mengalami gangguan," ujarnya.
(dro/qom)










































