Mengawali perdagangan Rabu (17/3/2010) sesi I, IHSG dibuka melemah tipis ke level 2.669,407. Namun langsung berbalik arah dengan cepat dan melesat naik hingga menembus level 2.733,565, naik 63,957 poin (2,39%) dari penutupan sebelumnya di level 2.669,608.
Kenaikan ini sekaligus menjadi yang tertinggi diantara bursa-bursa regional Asia lainnya. Posisi IHSG saat ini tertinggi sejak 28 Februari 2008 di level 2.756,314.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sentimen positif bursa-bursa dunia sebagai dampak kebijakan The Fed mempertahankan tingkat suku bunga acuannya memberikan angin segar bagi laju indeks-indeks saham di seluruh dunia.
Saham Indo Tambang (ITMG) dan tiga saham emas grup Astra (ASII, AALI dan UNTR) ditambah saham BBCA menjadi faktor utama kenaikan IHSG sesi I hari ini.
Kontribusi kenaikan tajam saham-saham raksasa BUMN seperti PTBA, BBRI, TLKM, SMGR serta saham-saham sektor konsumsi seperti GGRM dan UNVR juga mendorong laju kencang IHSG.
Indeks saham sektor pertambangan memimpin laju kenaikan IHSG, diikuti oleh saham sektor perkebunan, misc industry, infrastruktur, perbankan dan konsumsi.
Pada perdagangan Rabu (17/3/2010) sesi I, IHSG ditutup menguat tajam 61,820 poin (2,31%) ke level 2.731,428. Indeks LQ 45 juga menguat 14,368 poin (2,76%) ke level 534,096.
Aktivitas investor asing juga didominasi aksi beli dengan net buy asing mencapai Rp 611,802 miliar.
Seluruh bursa-bursa regional Asia juga didominasi penguatan tajam
- Indeks Shanghai naik 23,865 poin (0,80%) ke level 3.016,706.
- Indeks Hang Seng menguat tajam 330,69 poin (1,57%) ke level 21.353,62.
- Indeks Nikkei-225 naik 74,95 poin (0,70%) ke level 17.513,60.
- Indeks Straits Times menguat 18,08 poin (0,62%) ke level 2.914,51.
- Indeks KOSPI melesat 21,3 poin (1,29%) ke level 1.669,31.
Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 70.900 kali serta volume 3,372 miliar lembar saham senilai Rp 2,964 triliun. Sebanyak 154 saham naik, 45 saham turun dan 68 saham stagnan.
Saham-saham paling aktif yang naik harganya antara lain Indo Tambang (ITMG) naik Rp 1.850 ke Rp 36.000, Astra International (ASII) naik Rp 1.400 ke Rp 40.050, Astra Agro (AALI) naik Rp 600 ke Rp 25.000, BCA (BBCA) naik Rp 500 ke Rp 5.700, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 500 ke Rp 27.300, Anker Bir (DLTA) naik Rp 500 ke Rp 72.500, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 300 ke Rp 16.100.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain SMART (SMAR) turun Rp 75 ke Rp 3.100, Sumalindo (SULI) turun Rp 55 ke Rp 275, Bhakti Investama (BHIT) turun Rp 40 ke Rp 880, Humpuss (HITS) turun Rp 35 ke Rp 430, Kokoh Inti (KOIN) turun Rp 26 ke Rp 152, Sarana Menara (TOWR) turun Rp 25 ke Rp 2.275.
Â
Â
(dro/qom)











































