"Opsi restrukturisasi yang sedang kami kaji adalah menawarkan kembali debt to equity swap kepada pemegang obligasi rupiah," ungkap Corporate Secretary FREN, Chris Taufik saat dihubungi detikFinance, Selasa (23/3/2010).
Menurut Chris, opsi tersebut akan ditawarkan kepada seluruh pemegang obligasi rupiah perseroan. Ia mengatakan, opsi debt to equity swap merupakan opsi paling utama yang akan ditawarkan perseroan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chris belum mengetahui pasti berapa nilai utang obligasi yang akan dikonversi menjadi saham. Kepastiannya masih menunggu hasil pembahasan dengan para pemegang obligasi.
"Nilai pastinya belum, tergantung berapa banyak yang menerima tawaran ini," ujarnya.
Oleh sebab itu, jumlah saham yang akan diterbitkan pun belum dapat dipastikan. "Namun yang pasti, nanti kita akan terbitkan saham baru non HMETD untuk konversi tersebut," ujarnya.
Mekanisme restrukturisasi yang sama juga akan ditawarkan kepada pihak kreditur pinjaman usaha lainnya. Namun perseroan juga belum dapat memastikan berapa besar nilai konversinya.
"Kita juga akan tawarkan opsi konversi utang ke saham pada pemberi utang usaha. Besarannya tergantung hasil pembicaraan," ujarnya. (dro/qom)










































