Menurut Presiden Direktur PT Indo Tambangraya Megah Tbk Somyot Ruchirawat, dari target volume penjualan selama tahun 2010, sebanyk 53% di antaranya merupakanΒ kontrak kontrak penjualan batubara yang sudah ditentukan harga jualnya. Lalu sebesar 25% lagi merupakan kontrak dengan harga jual berbasis indeks (Barlow Jonker dan News Castle).
"Kemudian 8% lagi sudah disepakati volume penjualannya dan sisanya, 14% masih mencari pasar," ungkap Somyot dalam keterangan tertulisnya yang diterima detikFinance di Jakarta Senin (29/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Adapun Bharinto diperkirakan baru akan memulai produksinya pada akhir kuartal I-2010, dengan target awal produksi 0,2 juta ton," jelasnya.
Untuk proyek pembangkit listrik Bontang milik perseroan, saat ini sedang dalam tahap pengerjaan konstruksi jalan, gedung, dan gudang. Diharapkan proyek power plan di Bontanh ini sudah mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2010. Pembangkit ini nantinya berguna untuk mensuplai energi listrik bagi tambang Indominco.
"Untuk proyek perluasan terminal Bontang, sedang memasuki tahap perluasan port stockyard dan sistem in-loading. Kecepatan angkut ban berjalan telah ditingkatkan, begitu pula dengan sistem pemuat tongkang. Proyek diperkirakan selesai pada triwulan I-2010," ucapnya. (wep/dnl)











































