Laba Sebelum Pajak meningkat 397% menjadi Rp 24,2 miliar (dari Rugi Sebelum Pajak Rp 8,1 miliar di akhir 2008) berdasarkan laporan keuangan audit 2009.
"Kenaikan ini didorong oleh kenaikan pendapatan usaha di akhir 2009 yang mencapai Rp 158,2 miliar dibanding Rp 97,5 juta di akhir 2008," ungkap Direktur Utama BIPI Arifin Wiguna dalam siaran persnya yang dikutip Rabu (31/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah-langkah yang sudah ditempuh antara lain penjualan blok Lemang yang memberikan kontribusi pendapatan lain-lain sebesar Rp 72 miliar pada akhir 2009 lalu seraya melakukan akuisisi strategis pembelian saham PT Elnusa Tbk (ELSA) sebesar 37,15% yang tahap pertamanya telah diselesaikan 12 Maret 2010.
"BIPI berharap tahap kedua pembelian saham PT Elnusa akan selesai pada 12 April 2010 nanti," jelas Arifin.
Sementara Michael Rusli, Direktur BIPI menambahkan, kepemilikan saham ELSA sebesar 37,15% diproyeksikan akan mampu mengangkat laba bersih BIPI sejalan dengan proyeksi pendapatan usaha sebesar Rp 1,7 triliun di akhir 2010 ini sejalan dengan proyeksi pendapatan usaha sebesar Rp 1,7 triliun di akhir 2010 ini.
"Kami optimis pendapatan BIPI dapat meningkat dengan akuisisi ELSA yang dikenal sebagai perusahaan penyedia jasa terintegrasi di industri minyak dan gas bumi sekaligus melengkapi portfolio BIPI untuk unit bisnis jasa pendukung industri energi yang sebelumnya telah dikontribusikan dari PT Suluh Ardhi Engineering selaku penyedia jasa EPC yang juga memiliki track record yang baik dalam industri migas," pungkasnya.
(qom/dro)










































