Menurut Corporate Secretary RAJA Kusumasmoro, perseroan sedang mempersiapkan proses penerbitan obligasi ini dan ditargetkan dalam minggu ini, RAJA telah rampung menunjuk underwriter beserta seluruh profesi penunjang.
Jumlah nominal obligasi tersebut disesuaikan dengan nilai akusisi terhadap 3 perusahaan energi tersebut, diantaranya PT SBN yang bergerak di bidang energi LPG filling station, PT Triguna Internusa Pratama dan PT CTI yang bergerak di bidang power plant 2x22MW.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun penerbitan obligasi tersebut masih harus menunggu keputusan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang rencana akan terselenggara pada 24 Juni 2010. Dalam rapat, diharapkan seluruh pemegang saham dapat menyetujui aksi perseroan, termasuk pemegang saham independen.
Sebelumnya, RAJA memang mengumumkan akan mengakuisisi 3 perseroan yang bergerak di bidang energi yaitu PT SBN, PT Triguna Internusa Pratama dan PT CTI. Untuk itu perseroan memerlukan dana sekitar Rp1 triliun dan rencananya akan didapatkan dari penerbitan surat utang.
Dalam penjelasan tertulis RAJA kepada Bursa Efek Indonesia (BEI)Β Senin (5/4/2010), manajemen menjelaskan bahwa mereka tidak berencana untuk melakukan perubahan bidang usaha. Namun yang dilakukan adalah menambah kegiatan usaha di bidang usaha energi.
(wep/dro)











































