"Target kontrak on hand pada tahun ini nilainya sebesar Rp 7 triliun, tapi mudah-mudahan kalau bisa mencapai Rp 10 triliun," ujar Presiden Direktur PT Truba Jaya Engeenering (PT TJE) Erman Suparno di sela acara Truba Press Gathering dan Truba Press Tour, di Wisma PSM, Jalan Swadaya II, Tanjung Barat, Jakarta, Selasa (6/4/2010).
Β
Dari target tersebut, hingga bulan Februari 2010, perseroan telah mendapatkan kontrak baru senilai Rp 4,244 triliun. Namun Erman tidak menyebutkan proyek-proyek mana saja yang baru diperoleh perseroan.
"Tapi saat ini proyek-proyek yang on going proyek itu seperti PLTU Paiton (1x600 MW), PLTU Indramayu (1x625MW), PLTU Pelabuhan Ratu (3x350 MW), dan Repowering PLTGU Muara Karang," paparnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu realisasi penjualan pada tahun 2007 sebesar Rp 1,152 triliun, tahun 2008 senilai Rp 2,375 triliun, tahun 2009 sebesar Rp 2,237 triliun dan pada tahun ini ditargetkan mencapai Rp 2,603 triliun.
Erman menambahkan, saat ini perseroan tengah menghitung investasi pembangunan tiga pembangkit yang akan dibangun di Kalimantan Timur dengan masing-masing kapasitas 2x100 MW, 2x80 MW, dan 2x36 MW. "Kami akan menjadi kontraktor EPC di sana,"ungkap dia.
Selain itu, lanjut Erman, saat ini pihaknya juga tengah mengincar sejumlah proyek dalam tender pembangunan 150 PLTU skala kecil yang diadakan PT PLN (Persero). PLTU-PLTU tersebut akan dibangun di 70 lokasi. "Kami targetkan akan menjadi pemenang dalam tender tersebut," ungkap Erman.
Selain proyek dalam negeri, Truba juga gencar melakukan pembangunan power plant di sejumlah negara terutama di kawasan Timur Tengah seperti Bahrain, Arab Saudi, dan Qatar.
"Perlu dicatat kami bukan hanya ahli dalam proyek pembangunan pembangkit, tapi kami juga memiliki proyek di sektor pertambangan, industri serta oil and gas," tandasnya.
(epi/dnl)










































