Matahari Bagi Dividen Interim Rp 209 per Saham Pada 12 Mei

Matahari Bagi Dividen Interim Rp 209 per Saham Pada 12 Mei

- detikFinance
Rabu, 07 Apr 2010 10:23 WIB
Matahari Bagi Dividen Interim Rp 209 per Saham Pada 12 Mei
Jakarta - PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) menjadwalkan pembagian dividen interim Rp 209 per saham atau total sebesar Rp 1 triliun pada 12 Mei 2010. Recording date ditetapkan pada 3 Mei 2010.

"Dividen interim Rp 1 triliun atau per sahamnya sekitar Rp 209 akan dibagikan pada 12 Mei 2010," ujar Direktur Corporate Communication MPPA, Danny Konjongian saat dihubungi detikFinance, Selasa (6/4/2010) malam.

Dividen interim yang akan dibagikan sebesar Rp 1 triliun seperti yang dijanjikan perseroan. Jumlah saham MPPA saat ini ada sebanyak 4.763.605.500 saham, sehingga dividen interim sebesar Rp 209 per saham.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dividen interim akan diperhitungkan dalam penetapan dividen final tahun buku 2010," ujarnya.

Jadwal akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividen) di pasar reguler dan negosiasi pada 28 Mei 2010, serta pasar tunai 3 Mei 2010.

Jadwal awal periode perdagangan saham tanpa hak dividen (ex dividen) di pasar reguler dan negosiasi pada 29 April 2010, serta pasar tunai pada 4 Mei 2010.

Jadwal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen (recording date) ditetapkan pada 3 Mei 2010. Tanggal pembayaran dividen ditetapkan pada 12 Mei 2010.

Nilai tersebut tergolong cukup besar, mengingat harga saham MPPA hari ini berkisar di level Rp 1.270 per saham. Itu berarti, dividen interim yang yang dibagikan 16,53% dari harga sahamnya saat ini.

Pembagian dividen interim ini merupakan kelanjutan dari rangkaian transaksi penjualan 2.648.220.000 (90,76%) saham PT Matahari Dept Store Tbk (LPPF) milik MPPA kepada Meadows Asia Capital (MAC) pada harga Rp 2.705,33 per saham. Total nilai transaksi ini mencapai Rp 7,164 triliun.

Mekanisme pembayaran akan dilakukan dalam 3 cara, pertama tunai sebesar Rp 5,3 triliun, kedua piutang sebesar Rp 1 triliun dan ketiga penyertaan saham MPPA di MAC sebesar 20% saham dengan opsi beli melalui waran sebesar 7,5%.

MPPA masih akan memiliki 20% saham di LPPF secara tidak langsung melalui MAC. Sisanya sebesar 80% saham MAC akan menjadi milik CVC Partners.

Sedangkan dana tunai yang diterima MPPA sebesar Rp 5,3 triliun akan digunakan untuk melunasi sebagian besar utang-utang MPPA mulai dari obligasi rupiah dan dolar AS hingga utang-utang bank senilai Rp 3,4 triliun. Dengan pelunasan seketika ini, MPPA akan mendekati kondisi zero debt (tanpa utang) dan menghemat beban bunga sebesar Rp 400 miliar.

Kemudian sebesar Rp 900 miliar akan digunakan untuk pengembangan bisnis Hypermart. Sisanya sebesar Rp 1 triliun akan dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen interim.

 

 
(dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads