Pada perdagangan Jumat (9/4/2010), IHSG dibuka turun tipis ke level 2.850,633, namun langsung naik ke level 2.870,280 naik 20 poin dibanding penutupan kemarin di level 2.850,834.
Rupanya, kenaikan IHSG tak berlangsung lama. Di tengah perdagangan, IHSG berbalik arah ke zona negatif akibat adanya aksi ambil untung (profit taking) yang merupakan kelanjutan dari koreksi IHSG pada perdagangan kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya indeks saham sektor pertambangan dan properti yang masih berada di zona hijau. Indeks-indeks sektoral lainnya berbalik arah ke zona negatif.
Sebagian besar saham-saham unggulan yang diawal perdagangan menguat cukup besar, kini mendekam di zona negatif. Saham-saham lapis dua tampak mendominasi jajaran saham-saham yang menguat.
Meski demikian, biasanya pada perdagangan akhir pekan akan ada upaya pengangkatan harga-harga saham di sesi II.
Pada perdagangan Jumat (9/4/2010) sesi I, IHSG ditutup melemah 13,578 poin (0,48%) ke level 2.837,256. Indeks LQ 45 melemah 3,278 poin (0,60%) ke level 548,351.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 43.407 kali pada volume 2,223 miliar lembar saham senilai Rp 2,007 triliun. Sebanyak 91 saham naik, 80 saham turun dan 76 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia pagi ini seluruhnya menguat.
- Indeks Shanghai naik 15,248 poin (0,49%) ke level 3.133,96.
- Indeks Hang Seng melejit 305,50 poin (1,40%) ke level 22.172,28.
- Indeks Nikkei-225 naik tipis 3,87 poin (0,03%) ke level 11.172,31.
- Indeks Straits Times naik 5,06 poin (0,17%) ke 2.968,25.
Saham-saham paling aktif yang naik harganya di top gainer antara lain Indika (INDY) naik Rp 175 ke Rp 3.050, Goodyear (GDYR) naik Rp 150 ke Rp 13.500, Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 100 ke Rp 6.400, Jasa Marga (JSMR) naik Rp 80 ke Rp 1.980, SCTV (SCMA) naik Rp 80 ke Rp 1.000.
Sedangkan saham-saham paling aktif yang turun harganya antara lain Astra International (ASII) turun Rp 500 ke Rp 43.300, United Tractors (UNTR) turun Rp 250 ke Rp 18.550, Astra Agro (AALI) turun Rp 250 ke Rp 24.250, Unilever (UNVR) turun Rp 250 ke Rp 12.150, BRI (BBRI) turun Rp 200 ke Rp 8.100, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 150 ke Rp 5.050, Indo Tambang (ITMG) turun Rp 150 ke Rp 37.750.
(dro/qom)











































