Transaksi tutup sendiri (crossing) telah dilakukan pada perdagangan hari ini, Senin (12/4/2010), di pasar negosiasi (NG) melalui perantara broker PT Danareksa Sekuritas (OD) yang resmi ditunjuk menjadi pelaksana tender offer.
Jumlah saham yang dipindahtangankan sebanyak 2.107.000 saham pada harga Rp 161.741 per saham, harga yang sama dengan harga akuisisi 65,1% saham MLBI. Total nilai transaksi ini mencapai Rp 340,788 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanggal pembayaran ke pemegang saham yang melepaskan sahamnya pada tender offer ini dijadwalkan pada 13 April 2010.
Pelaksanaan tender offer ini merupakan kelanjutan aksi akuisisi 65,1% saham MLBI oleh Tiger Beer. Akibat terjadinya perubahan pengendali saham, Tiger Beer wajib melaksanakan tender offer (mandatory tender offer).
Sebelum akuisisi ini, pemegang saham MLBI adalah Heineken International BV sebanyak 16.000.428 saham (75,94%), Hollandsche Administratiekantoor 1.565.560 saham (7,43%) dan publik 3.504.012 saham (16,63%).
Setelah akusisi, Tiger Beer menguasai 13.718.570 saham (65,1%), sedangkan Heineken menjadi 2.283.858 saham (10,84%). Kepemilikan Hollandsche dan masyarakat tetap.
Terakhir, setelah tender offer ini, kepemilikan Tiger Beer menjadi sebanyak 15.825.570 saham (75,1%), Heineken 2.283.858 saham (10,84%), Hollandsche 1.565.560 saham (7,43%) dan masyarakat 1.397.012 saham (6,63%).
Harga akuisisi 65,1% saham MLBI oleh Tiger Beer sebesar Rp 161.741 per saham, sehingga totalnya mencapai Rp 2,218 triliun. Jika ditambahkan dengan realisasi tender offer sebesar Rp 340,788 miliar, total dana yang dikucurkan Tiger Beer untuk menguasai 75,1% saham MLBI mencapai Rp 2,559 triliun.
Dengan akuisisi ini, Tiger Beer menjadi perusahaan bir dengan pangsa pasar terbesar di kawasan Asia Tenggara dengan mengendalikan beberapa merek ternama, yakni Tiger Beer, Heineken, Bir Bintang dan sebagainya.
Â
Â
(dro/qom)











































