Hary Tanoe Tawar 25% Saham Mbak Tutut di TPI

Hary Tanoe Tawar 25% Saham Mbak Tutut di TPI

- detikFinance
Selasa, 20 Apr 2010 14:00 WIB
Jakarta - Hary Tanoesudibjo melalui PT Berkah Karya Bersama (Berkah) resmi mengajukan penawaran harga terhadap saham putri mendiang mantan Presiden Soeharto Siti Hardijanti Rukmana (Mbak Tutut) di PT Cipta Televisi Indonesia (TPI) yang besarnya 25%.

Hal ini terungkap pada saat mediasi yang dilakukan terkait sengketa kepemilikan saham Berkah dan Mbak Tutut di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (20/04/2010).

"Kita resmi memberikan harga penawaran 25% saham Mbak Tutut di TPI. Minggu depan mereka akan memberikan jawaban," ungkap Kuasa Hukum Berkah Andi F. Simangunsong.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun Andi mengatakan, harga tersebut belum bisa dipublikasikan karena masih bersifat rahasia di antara kedua belah pihak. "Tidak bisa kami beritahukan, ini sifatnya business to business jadi masih confidential," kata Andi.

Di tempat yang sama, Kuasa Hukum Mbak Tutut Filipus Arya Sembadastyo mengatakan pihaknya masih akan mendiskusikan tawaran tersebut kepada Mbak Tutut. "Minggu depan jawaban akan kami berikan," jelas Filipus singkat.

Mediator Majelis Hakim kasus sengketa tersebut yaitu Ennid Hasanudin menyarankan agar masing-masing pengambil keputusan yakni Mbak Tutut dan Hary Tanoe melakukan informal meeting. "Jangan hanya melalui kuasa hukumnya saja. Kami memfasilitasi namun jika tidak bisa dilakukan di lain tempat," jelas Ennid.

Selain itu, lanjut Ennid, terkait dengan harga yang ditawarkan, Majelis Hakim menyarankan pihak tergugat yakni Berkah untuk mengajukan penawaran harga yang sesuai.

"Jadi harus reasonable dan negotiable harga yang ditawarkan," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, masing-masing pihak kemungkinan besar arahnya akan menuju perdamaian. "Sepertinya iya (damai), tinggal mencari titik temunya saja," tandasnya.

Masa mediasi antara kedua belah pihak akan berkahir pada 7 Mei 2010. Rencananya pekan depan Mbak Tutut akan menyampaikan jawaban terkait harga yang ditawarkan oleh Hary Tanoe. (dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads