Demikian disampaikan Presiden Direktur WOM Finance Suwandi Wiratno saat penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Sahal Luar Biasa (RUPSLB) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (22/4/2010).
"Tadi kan baru saja disepakati. Terbit rencananya kuartal III-2010," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun ini, WOM Finance mempunyai obligasi yang akan jatuh tempo, di antaranya obligasi III WOM Finance 2006 Seri C sebesar Rp 160 miliar jatuh tempo pada 7 Juni, Obligasi IV WOM Finance 2007 Seri A sebesar Rp 225 miliar jatuh tempo pada 29 Mei.
"Untuk obligasi jatuh tempo tahun ini akan menggunakan dana kas dari penyaluran pembiayaan baru (booking) untuk membayar obligasi jatuh tempo," paparnya.
Namun sayang dirinya enggan menyebut siapa penjamin yang akan ditunjuk perseroan. Diperkirakan akan ada 3 penjamin emisi dan perseroan sedang melakukan due dilligence atas beberapa calon tersebut.
"Kita kan dapat persetujuan, sedang lakukan penjajakan ke beberapa pihak," ungkapnya.
Untuk target laba bersih di tahun 2010, perseroan menargetkan dapat membukukan Rp 140 miliar atau naik 200% dibanding perolehan tahun sebelumnya, Rp 60,7 miliar.
"Kuartal I kita kan Rp 35 miliar. Konservatifnya dikali empat saja, sudah melebihi itu," imbuhnya.
(wep/dnl)











































