Demikian disampaikan Direktur Keuangan GDYR Chandra Wuisantono saat paparan publik di Hotel Four Season, Jalan HR Rasuna Said Jakarta, Selasa (27/4/2010).
"Dividen sudah disepakati Rp 225 per lembar," paparnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami memang hanya membagikan dividen sebesar 7,6% dari total laba perseroan Rp 121,08 miliar. Sisanya akan kami gunakan untuk memperkuat permodalan dan membiayai pengembangan ekspansi di 2008-2009," jelasnya.
Lanjutnya, sisa perolehan laba setelah terpangkas dividen akan digunakan untuk pembayaran utang sebesar US$ 26,25 juta (outstanding). Utang yang akan dibayarkan pada tahun ini sebesar US$ 7,5 juta.
"Kami yang sudah bayar US$ 3,75 juta. Tahun ini yang jatuh tempo US$ 7,5 juta," ungkapnya.
Usai pelaksanaan penambahan kapasitas pabrik di tahun 2009, maka perseroan dapat menghasilkan ban sebanyak 12 ribu per unit, dari sebelumnya 8.500 per unit.
Â
Â
(wep/dro)











































