Mengawali perdagangan, IHSG dibuka naik tipis ke level 2.903,520 dan langsung menguat hingga sempat menyentuh level 2.927,964, naik 24 poin dari penutupan kemarin di level 2.903,319.
Namun ditengah perdagangan, aksi jual selektif menyerang sejumlah saham-saham unggulan yang kemudian mengikis laju kenaikan IHSG. Aksi jual ini dipicu oleh serangan jual investor asing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sentimen negatif ini membuat sebagian besar bursa-bursa Asia didera serangan jual dan kemudian berbalik arah ke zona negatif seperti bursa Shanghai dan Hang Seng.
Untungnya, aksi beli selektif juga terjadi pada saham-saham sektor perbankan, konsumsi, infrastruktur serta saham Astra International (ASII) yang berhasil membuat IHSG tetap melaju di zona hijau.
Sentimen negatif penurunan peringkat Yunani sepertinya belum mampu membuat IHSG jatuh ke zona negatif, terutama karena harga-harga saham unggulan telah mengalami koreksi pada perdagangan kemarin.
Saham-saham yang mengalami koreksi terkonsentrasi di saham-saham sektor pertambangan dan perkebunan.
Aktivitas transaksi investor asing didominasi aksi jual sebesar Rp 1,368 triliun, sedangkan transaksi beli asing sebesar Rp 1,093 miliar. Nilai penjualan bersih asing (foreign net sell) sebesar Rp 274,901 miliar.
Pada perdagangan Kamis (29/4/2010), IHSG ditutup naik 23,541 poin (0,81%) ke level 2.926,860. Indeks LQ 45 juga menguat 4,039 poin (0,72%) ke level 563,822.
Sementara nilai tukar rupiah ditutup menguat tipis ke level 9.018 per dolar AS, dibandingkan sebelumnya di level 9.035 per dolar AS.
Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 124.765 kali pada volume 6,843 miliar lembar saham senilai Rp 4,242 triliun. Sebanyak 148 saham naik, 72 saham turun dan 73 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia sebagian besar berbalik arah ke zona negatif menyusul penurunan peringkat Spanyol oleh S&P. Investor khawatir penurunan peringkat utang akan semakin mewabah di Eropa setelah sebelumnya S&P menurunkan peringkat utang Yunani dan Portugal.
- Indeks Shanghai merosot 31,90 poin (1,1%) ke level 2.868,43.
- Indeks Hang Seng turun 170,48 poin (0,81%) ke level 20.778,92.
- Indeks Straits Times naik 23,42 poin (0,80%) ke 2.955,46.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Merck (MERK) naik Rp 2.500 ke Rp 77.000, Astra Otoparts (AUTO) naik Rp 2.300 ke Rp 13.850, Astra International (ASII) naik Rp 550 ke Rp 46.100, Adira Multifinance (ADMF) naik Rp 400 ke Rp 9.400, Hexindo (HEXA) naik Rp 300 ke Rp 4.850.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 450 ke Rp 22.200, Matahari (MPPA) turun Rp 210 ke Rp 1.120, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 150 ke Rp 27.400, Inco (INCO) turun Rp 50 ke Rp 4.725, Lonsum (LSIP) turun Rp 50 ke Rp 9.650.
Β
(dro/qom)











































