Sebanyak 5 saham dari 7 saham Bakrie menguat pada perdagangan Kamis (6/5/2010). Penguatan mendadak menjelang penutupan pasar ini, memberikan angin segar bagi penguatan sejumlah saham unggulan lainnya. Penguatan ini juga terasa kontras ditengah saham-saham lain yang sebagian besar melemah.
Aksi beli selektif menjelang penutupan pasar berhasil mengikis laju penurunan IHSG, terutama dipicu oleh sentimen positif pembukaan bursa-bursa Eropa yang menguat. Dan seperti biasa, saham Bakrie 7 yang mendadak menggeliat naik menjadi mercu suar bagi penguatan sejumlah saham unggulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Bakrie & Brothers (BNBR) naik Rp 2 (2,98%) ke level Rp 69 dengan volume 1.005.769 lot senilai Rp 34,380 miliar. Saham Bakrie Telecom (BTEL) naik Rp 2 (1,5%) ke level Rp 135 dengan volume 224.874 lot senilai Rp 14,950 miliar. Saham Darma Henwa (DEWA) menguat Rp 1 (1%) ke level Rp 101 dengan volume 196.280 lot senilai Rp 9,687 miliar.
Saham Bakrie Sumatera Plantations (UNSP) turun Rp 5 (1,04%) ke level Rp 475 dengan volume 150.902 lot senilai Rp 35,572 miliar. Terakhir, saham Bakrieland Development (ELTY) stagnan di level Rp 220 dengan volume 385.919 lot senilai Rp 42,288 miliar.
Total nilai transaksi Bakrie 7 hari ini hanya sebesar Rp 756,837 miliar atau sebesar 12,21% dari total nilai transaksi yang sebesar Rp 6,197 triliun.
Namun volume transaksi Bakrie 7 yang sebanyak 2.852.690 lot menguasai 23,49% volume transaksi seluruh transaksi hari ini yang sebanyak 12.139.172 lot.
Meskipun secara porsi, penguasaan saham Bakrie 7 tidak lagi seperti dulu yang bisa mencapai 50% lebih, namun aktivitas transaksi saham-saham Bakrie 7 hari ini telah meningkat cukup drastis ketimbang beberapa pekan belakangan.
Maklum saja, isu politis dan sengketa pajak telah membuat minat investor terhadap saham-saham Bakrie 7 sempat memudar. Bila dilihat dari posisi harga, cenderung stagnan sejak 1-2 bulan belakangan.
Padahal, hampir semua saham unggulan lainnya telah mengalami penguatan signifikan, seperti Astra International (ASII) dengan kenaikan harganya yang tajam bahkan membalap kapitalisasi pasar saham Telkom (TLKM). Dan masih banyak contoh lainnya.
Sementara harga saham-saham Bakrie 7 seperti tertahan tak mampu menguat lagi. Namun pada perdagangan hari ini, peningkatan volume dan nilai transaksi Bakrie 7, boleh jadi akan menjadi babak baru bagi kinerja saham Bakrie 7.
Sebagaimana diperkirakan oleh analis-analis, kepergian Sri Mulyani mungkin saja akan memberikan angin segar pada kinerja saham Bakrie 7.
Β
Β
Β
(dro/qom)











































