Pada perdagangan Jumat (7/5/2010), IHSG dibuka turun ke level 2.808,735 dan langsung merosot tajam ke level 2.705,205, anjlok 105 poin dibanding penutupan kemarin di level 2.810,616. Indeks LQ 45 juga melorot 20,404 poin (3,73%) ke level 521,107.
Pada perdagangan pre-opening, seluruh saham unggulan langsung rontok dengan rata-rata penurunan di atas 2%. Sebanyak 43 dari 45 saham yang diperdagangkan dalam perdagangan pre-opening didera tekanan jual amat hebat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak ada yang lolos dari aksi jual, kecuali 3 saham saja yang naik yakni Matahari Dept Store (LPPF), Trimegah (TRIM) dan Intanwijaya (INCI).
Sentimen negatif kekhawatiran masalah utang Eropa serta kejatuhan Wall Street tadi malam memberikan tekanan jual massif pada seluruh bursa-bursa di kawasan Asia Pacifik pada perdagangan pagi ini.
Hingga pukul 09.35 JATS, IHSG bertengger di level 2.722,009, anjlok 88,607 poin (3,15%).
Sementara nilai tukar rupiah merosot ke level 9.300 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin di level 9.190 per dolar AS.
Seluruh bursa regional Asia merosot tajam menyusul koreksi tajam bursa-bursa Eropa dan Wall Street tadi malam.
- Indeks Shanghai turun 24,81 poin (0,91%) ke level 2.714,90.
- Indeks Hang Seng turun 217,42 poin (1,08%) ke level 19.915,99.
- Indeks Nikkei 225 merosot 400,06 poin (3,74%) ke level 10.295,63.
- Indeks Strait Times turun 32,80 poin (1,16%) ke level 2.806,85.
Â
(dro/dro)











































