Penyelidikan itu dilakukan Securities (SEC) dan Exchange Commission and the Commodity Futures Trading Commission setelah kejatuhan bursa Wall Street ikut menyeret bursa di Asia dan Eropa. Hingga kini belum jelas apa yang menyebabkan kejatuhan bursa Wall Street kemarin.
"Regulator akan mereview aktivitas perdagangan yang tidak biasa dan akan mengambil langkah yang sepatutnya untuk melindungi investor," jelas regulator AS dalam pernyataan bersama seperti dikutip dari AFP, Jumat (7/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam 20 menit perdagangan, sebanyak 30 emiten komponen Dow Jones Industrial Average merosot hingga 998,5 poin atau sekitar 9%. Hal itu langsung memangkas kapitalisasi pasar hingga miliaran dolar AS. Nasdaq sendiri akhirnya memutuskan untuk membatalkan sejumlah transaksi.
Andy Brooks, pialang dari T. Rowe Price berspekulasi hal itu terjadi karena perdagangan 'fat finger', dimana pialang memasukkan data dengan tidak benar.
"Saya tidak punya ide mengapa hal itu terjadi, ketika saham-saham jatuh sejauh dan secepat itu dan berbalik arah dengan cepat, Anda akan menggambarkan terjadinya error atau gangguan teknis," tegas Brooks.
Perdagangan yang tidak lazim itu telah menyebabkan saham-saham big cap seperti Procterd & Gamble anjlok 37% pada satu titik, 3M anjlok 25%, sehingga menciptakan rangkaian reaksi yang memicu aksi jual.
Subkomite Pasar Modal DPR AS akan menggelar dengar pendapat pada Selasa pekan depan untuk mengetahui apa yang menyebabkan anjloknya indeks saham. Senator dari Demokrat, Ted Kaufman mengatakan, kejatuhan pasar harus direview dengan hati-hati dan ditempatkan dalam kerangka peraturan secepatnya.
Juru bicara New York Stock Exchange, Eric Ryan membantah kabar adanya kesalahan teknis. "Kami tidak mengalami gangguan atau masalah teknis," tegasnya.
Bursa Nasdaq juga mengatakan pihaknya akan menginvestigasi apa yang terjadi dan akan membatalkan sejumlah transaksi tidak biasa yang terjadi pada waktu tersetntu.
"Kita bekerjasama dengan bursa lain untuk mereview keseluruhan aktivitas pasar yang terjadi selama pukul 14.00 hingga 15.00," demikian pernyataan dari Nasdaq.
Kekisruhan yang terjadi di bursa Wall Street itu semakin menambah sentimen negatif yang terjadi di pasar akibat krisis utang di Yunani.
(qom/qom)










































