Astra : Kenaikan Pajak Bakal Turunkan Penjualan Otomotif

Astra : Kenaikan Pajak Bakal Turunkan Penjualan Otomotif

- detikFinance
Selasa, 18 Mei 2010 11:31 WIB
Astra : Kenaikan Pajak Bakal Turunkan Penjualan Otomotif
Jakarta - PT Astra Internasional Tbk (ASII) menyatakan penetapan kenaikan registrasi pajak dan peningkatan pajak progresif yang diusulkan Pemerintah Daerah (Pemda) dapat menurunkan volume penjualan otomotif di Indonesia.

"Pajak itu memang momok. Harapan kita bisa dikaji lebih dalam lagi, karena dapat menurunkan volume penjualan yang saat ini sedang naik-naiknya," ujar Presiden Direktur ASII Projono Sugiarto dalam acara CSR pendidikan Astra di Sasono Utomo, TMII, Jakarta, Selasa (18/5/2010).

Kenaikan registasi dari 10% menjadi 20% yang diusulkan pemda, serta pajak progresif dari 1-1,5% menjadi 10% sangat membahayakan industri otomotif. Padahal industri otomotif roda empat mencatat kenaikan produksi 74%. Begitu pula dengan otomotif roda dua, naik 35%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tentu ada pengaruh. Sangat disayangkan bukan?," paparnya.

Dengan rencana aturan ini pula, ASII tidak bisa menargetkan pendapatan dan laba bersih mereka di tahun 2010. Meskipun pada triwulan I-2010, perseroan berhasil cetak 3,014 triliun atau  meningkat 61% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,875 triliun. Pendapatan bersih Astra Grup mencapai Rp 29,688 triliun, naik 38% dibandingkan dengan Rp 21,537 triliun pada periode yang sama tahun 2009.

"Kita nggak bisa prediksi pendapatan ke depan, meskipun triwulan I baik. Mudah-mudahan saja terus tumbuh," paparnya.

Ia menambahkan permintaan konsumen domestik akan terus meningkat seiring ketersediaan sumber pembiayaan yang murah dan penguatan nilai tukar rupiah serta inflasi yang rendah, mendukung penguatan seluruh lini bisnis Grup Astra.

Hanya saja, kembali ditekankan Prijono, pertumbuhan sektor otomotif pada tahun ini diprediksi akan terkena dampak dari ketatnya kompetisi di sektor sepeda motor dan kemungkinan munculnya perubahan ketentuan paajak kendaraan bermotor.

 

 

(wep/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads