Demikian disampaikan dalam prospektus yang dipublikasikan, Jumat (21/5/2010).
Sebenarnya aksi ini lebih mirip dengan aksi rights issue. Hanya saja, saham baru tidak langsung diterima oleh pemegang saham yang mengeksekusi haknya. Saham baru yang diterbitkan baru akan diterima dalam jangka waktu 5 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham baru yang nantinya dapat dikonversi sebanyak 1,5 miliar saham. Harga pelaksanaan ditetapkan sebesar Rp 100 per saham, sehingga total nilai aksi ini mencapai Rp 150 miliar. Seluruh dana akan digunakan untuk ekspansi kredit perseroan.
Rasio rights issue ini ditetapkan 1:1 yang berarti setiap 1 pemegang saham lama berhak mengeksekusi HMETD 1 unit obligasi konversi yang nantinya dapat ditukar menjadi 1 saham baru BABP di 2015.
ICB Financial Holdings bertindak sebagai pembeli siaga dalam aksi ini. ICB Financial telah berkomitmen menyerap seluruh 1,5 miliar unit obligasi konversi di harga Rp 100 per unit jika pemegang saham lain tidak mengeksekusi haknya.
ICB Financial Holdings merupakan pemegang 3.353.540.000 (67,071%) saham BABP, sedangkan AJB Bumiputera memiliki 299.336.000 (5,987%) saham BABP. Publik sebanyak 1.347.124.000 (26,94%) saham BABP. Total saham BABP sebanyak 5.000.000.000 saham.
Dengan asumsi pemegang saham lain tidak mengekseusi haknya, maka kepemilikan ICB Financial Holdings akan menjadi 4.853.540.000 (74,66%), AJB Bumiputera sebanyak 299.336.000 (4,6%) saham dan publik 20,72%.
Obligasi konversi ini memperoleh peringkat BBB dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
RUPS Luar Biasa dan perkiraan pernyataan efektif Bapepam dijadwalkan pada 22 Juni 2010. Tanggal distribusi pada 19 Juli 2010. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 21 Juli 2010. Tanggal konversi menjadi saham pada 19 Juli 2015. Tanggal distribusi saham hasil konversi pada 21 Juli 2015.
Â
Â
(dro/qom)











































