Demikian disampaikan Presiden Direktur Multi Bintang, Rick Linck dalam paparan publik di Hotel Four Season, Jakarta, Selasa (25/5/2010).
Menurut data laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan disebutkan, Multi Bintang telah membagikan dividen interm sebesar Rp 12.500 per lembar saham pada bulan Januari 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini akan kami bagikan pada 6 Juli 2010 mendatang," katanya.
Hingga akhir Desember tahun lalu, perseroan mencatat penjualan bersih Rp 1,616 triliun atau mengalami pertumbuhan 22% dibandingkan posisi tahun lalu, Rp 1,325 triliun.
Penjualan minuman alkohol Bir Bintang masih menjadi kontribusi utama perseroan. Merek Heineken juga mengalami pertumbuhan secara signifikan dan menyasar segmen pasar bir premium.
Laba usaha perseroan tercatat Rp 513,384 miliar atau meningkat dibanding posisi tahun sebelumnya, Rp 286,286 miliar. Laba sebelum pajak pun ikut naik, dari Rp 313,976 miliar menjadi Rp 472,491 miliar. Usai terpangkas pajak, Rp 131,914 miliar, maka laba bersih perseroan mencapai Rp 340,458 miliar.
Pemegang saham PT Multi Bintang Indonesia Tbk. diantaranya Asia Pacific Breweries Ltd, pemilik merek minuman Tiger Beer sebanyak 15.825.570 saham (75,1%), Heineken 2.283.858 saham (10,84%), Hollandsche 1.565.560 saham (7,43%) dan masyarakat 1.397.012 saham (6,63%).
(wep/dnl)











































