"Mulai digunakan tahun depan, dananya Rp 250 miliar," kata Vice President ADM Sudirman MR usai RUPS Astra di Jakarta, Rabu (26/5/2010)
Sudirman menjelaskan, perluasan pabrik itu dalam rangka merespon pasar otomotif tahun depan. Bahkan jika pasar sangat bagus bisa ditingkatkan menjadi 330.000 unit per tahun dengan proses produksi overtime.
"Kita tidak berani investasi langsung, kita maunya bertahap," katanya.
Dikatakannya proses penambahan kapasitas itu akan dipercepat dari rencana bulan Maret 2011 menjadi bulan Januari atau bulan Februari 2011. "Perluasan ini bisa kita optimalkan untuk menikmati pasar," katanya.
Sementara itu Presdir Astra International Prijono Sugiarto mengatakan hingga saat ini perseroan belum akan merevisi target perseroan. Meski saat ini bayang-bayangi adanya kebijakan pajak kendaraan progresif, bahkan termasuk adanya rencana pengurangan subsidi untuk kendaraan roda dua.
"Saya rasa kita tidak akan merivisi target, ekspansi. kita harus cermati dulu," katanya.
Untuk capex Astra tahun 2010 ini masih dianggarkan dana sebesar Rp 7,5-8 triliun. Di antaranya untuk Astra Agro Rp 1,5 triliun, United Tractor Rp 5 triliun, sisanya untuk divisi otomotif.
(hen/dnl)










































