Hal ini disampaikan Direktur Utama PT Indopoly Swakarsa Industry, Henry Halim, dalam paparan di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, SCBD, Jakarta, Kamis (3/6/2010).
Saham yang akan ditawarkan kepada publik sebesar 35,17% dari total modal yang ditempatkan atau setara dengan 2.300.178.500 lembar saham biasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indopoly, yang menjadi salah satu perusahaan grup Salim, telah menunjuk penjamin tunggal emisi efek, yaitu PT OSK Nusadana Securities Indonesia.
Seluruh dana hasil penawaran saham perdana akan digunakan untuk pengembangan organik seperti pembangunan pabrik dan membeli mesin. Hasil dana juga digunakan untuk pembangunan pabrik sekitar Rp 450 miliar dan pembayaran pinjaman sekitar Rp 100 miliar kepada CIMB Niaga.
Adapun masa penawaran awal 3 hingga 22 Juni, tanggal efektif 30 Juni 2010, masa penawaran 2 hingga 5 Juli 2010 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) 8 Juli 2010.
Indopoly merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kemasan plastik film Biaxially Oriented Polypro-pylene (BOPP). Produk dari perusahaan tersebut dipasarkan dengan nama merek Ilene dan pabrik berlokasi di kedua negara, Indonesia dan China.
Indopoly memiliki 150 klien diseluruh dunia dari hasil produksi di ketiga pabrik perseroan, di Cikarang, Jawa Barat dan Kunming, Suzhou, China.
(wep/dro)











































