Regional Pagi: Bursa saham Jepang menguat tipis di Jumat pagi di Tokyo, dengan Fuji Heavy Industries Ltd memimpin penguatan. Saham Fuji Heavy (+5.3%) setelah harian Nikkei melaporkan bahwa perusahaan mengekspektasikan akan mencetak laba di Amerika Utara pada tahun fiskal ini dikarenakan kuatnya penjualan dan produksi. Mitsubishi Heavy Industries Ltd (+2.4%). Nikkei (+0.1%) 9,921 Kospi (+0.09%) 1,663 S&P/ASX 200 (-0.8%) 4,451 STI (-0.36%) 2783
Commodity: Pada pasar perdagangan New York Minyak diperdagangkan diatas level $ 74 setelah pengumuman pemerintah yang menunjukkan persediaan minyak mentah dan BBM di US menurun melebihi ekspektasi akibat dari konsumsi bahan bakar yang meningkat. Pergerakan harga minyak tersebut setelah Departemen Energi mengatakan persediaan BBM turun dari 2.650.000 barel menjadi 219.000.000 minggu lalu yang juga merupakan tingkat terendah tahun ini. Persediaan yang diperkirakan akan turun sebesar 500.000 barel, menurut analis yang disurvei Bloomberg News. Permintaan BBM meningkat 1,6 persen menjadi 20 juta barel per hari, tingkat tertinggi sejak 30 Januari 2009. WTI Crude (-0.4%) $ 74.3/barrel Gold (-0.0%) USD 1,206/t oz CPO (+0.4%) RM 2,552/MT Coal (-0.4%) USD 97.7/MT Nickel (-5.0%) USD 18,675/MT Tin (+0.1%) 17,675/MT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Economic & Industrial News
Banking: BI upayakan suku bunga kredit turun
Bank Indonesia menjanjikan terus berupaya menurunkan tingkat suku bunga kredit agar fungsi intermediasi perbankan bisa dioptimalkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Pjs Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengatakan pihaknya berupaya keras memperpendek jarak antara biaya dana dan bunga kredit yang akan dilakukan secara bertahap agar kredit bisa lebih menggerakan sektor riil.
Economic: BI: Devisa Turun US$ 4 Miliar Untuk Jaga Pelemahan Rupiah
Deputi Gubernur Senior Darmin Nasution menyatakan turunnya cadangan devisa RI sebanyak US$ 4 miliar akibat digunakan untuk menjaga posisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam jangka waktu dua pekan terakhir. Sementara sisanya untuk melunasi utang luar negeri RI.
Industry: Kondisi 70% Pasar Tradisional Cukup Memprihatinkan
Hingga Mei 2010 ini, pemerintah sudah membangun dua pasar yaitu pasar Lasusua di Kolaka Sulawesi Tenggara dan Pasar Tavanjuka di Palu. Untuk 9 pasar lainnya, saat ini pembangunan fisiknya belum dimulai karena masih dalam proses perencanaan dan proses lelang atau tender. Karena itu juga, hingga minggu ke 4 mei 2010 realisasi anggaran untuk pembangunan pasar ini baru sebesar Rp 227,03 juta. Sekretaris Jenderal Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Ngadiran bilang, saat ini pembangunan dan perbaikan pasar sangat mendesak untuk dilakukan. Sebab, dari sekitar 13.450 pasar yang ada di Indonesia, sekitar 70% nya kondisinya sangat memprihatinkan. Sayangnya, saat ini program pembangunan pasar yang dilakukan oleh pemerintah masih berjalan lambat.
Banking: 6 Bank Terbaik di Indonesia
Enam bank nasional RI terpilih menjadi bank terbaik 2010 versi Majalah Investor. Keenam bank tersebut antara lain Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), Bank Tabungan Negara Tbk (BTN), Bank Tabungan Pensiun Nasional Tbk (BTPN), Bank Swadesi Tbk, BPD Sumatera Utara, dan BPD Nusa Tenggara Timur. Bank-bank tersebut terpilih menjadi bank terbaik berdasarkan hasil pemeringkatan bank versi Majalah Investor dengan menggunakan 12 kriteria pemeringkatan.
Economic: Ekspor TPT semester I/2010 naik di atas 15%
Ekspor tekstil dan produk tekstil (TPT) sepanjang semester I/2010 diperkirakan meningkat di atas 15% dibandingkan dengan semester I/2009 dari US$4,5 miliar menjadi di atas US$5,18 miliar. Sekretaris Jenderal Ikatan Alumni Institut Teknologi Tekstil-Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (IKA ITT-STT) Redma Gitawirawasta mengatakan peningkatan ekspor tersebut dipicu masih stabilnya order di pasar AS dan Jepang. Di pasar Eropa, jelasnya, ekspor TPT Indonesia diperkirakan sedikit menurun menyusul krisis Yunani yang berdampak pada berkurangnya order di sejumlah negara Uni Eropa akibat terimbas krisis Yunani.
Corporate news
TINS: Bagi Dividen 50% Dari Laba Bersih
PT Timah Tbk (TINS) telah menuntaskan pembagian dividen Rp156,88 miliar, atau 50% dari laba bersih tahun 2009 sebesar Rp313,751 miliar. Setiap pemegang saham akan memperoleh dividen Rp31,17. Saat ini, 65% saham Timah dikuasai pemerintah, dan sisanya saham publik. Karena itu, pemerintah akan memperoleh dividen Rp101,969 miliar dan pemegang saham publik Rp54,906 miliar. Pembagian dividen akan dilaksanakan pada 28 Juli 2010.
BCAP: Bhakti Capital Bagi Dividen Rp2 per Saham
Rapat umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bhakti Capital Indonesia Tbk (BCAP) menetapkan penggunaan laba bersih perseroan untuk dibagikan sebagai dividen tunai sebesar Rp2 per saham. Sisanya, perusahaan jasa keuangan terintegrasi di Indonesia ini akan membukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat permodalan perseroan.
BMRI: BSM Kejar Pembiayaan Kendaraan Bermotor
Pembiayaan ke sektor konsumer tak hanya menggiurkan bagi perbankan konvensional, industri syariah pun juga banyak yang menyasar ke sektor ini. Salah satunya adalah Bank Syariah Mandiri (BSM). Anak usaha PT Bank Mandiri Tbk ini mematok target yang cukup tinggi pada segmen pembiayaan kendaraan bermotor (PKB) yang merupakan salah satu unit dari pembiayaan konsumer. BSM menggunakan akad murabahah pada pembiayaannya ini. Sedangkan untuk margin keuntungannya setara dengan 7%-8% di bank konvensional.
ASII: Toyota Maksimalkan Kapasitas Pabrik
Anak usaha PT Astra International Tbk (ASII), PT Toyota Astra Motor, memastikan akan memenuhi kapasitas produksi mobilnya menjadi 100%. Full capacity ini disebabkan adanya relokasi produksi Fortuner dari pabrik di Thailand ke Cikarang, Indonesia.
TRUB: Belum Pastikan Lunasi Obligasi
PT Truba Jaya Engineering belum memastikan kesiapan dana pelunasan obligasi I/2007 perusahaan senilai Rp200 miliar. Dalam keterbukaan informasi emiten kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Direktur Utama Truba Jaya Erman Suparno mengatakan perseroan masih melakukan beberapa upaya untuk melunasi obligasi yang akan jtauh tempo pada 8 Juli itu. Selain Truba Jaya, penerbitan obligasi korporasi lain, PT Trimegah Securities Tbk juga melakukan keterbukaan informasi terkait dengan obligasi perseroan yang akan jatuh tempo pada 15 Juli.
FREN: Mobile-8 andalkan Fren Sumo bidik pasar data
PT Mobile-8 Telecom mengandalkan 'senjata baru' ponsel Fren Sumo yaitu ponsel yang dapat menggabungkan layanan data (modem) dan telepon dalam satu perangkat sebagai bagian meraih target tambahan 3,5 juta pelanggan tahun ini. Sukaca Purwokardjono, Group Head of Product & Device Management PT Mobile-8 Telecom Tbk menuturkan pesatnya penggunaan perangkat laptop dan kebutuhan akan teknologi internet mendorong tingginya minat memiliki modem internet.
TLKM: Obligasi Telkom Rp 3 triliun praefektif
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mendapatkan pernyataan praefektif bagi obligasi perseroan yang berniat diterbitkan pertengahan tahun ini senilai Rp3 triliun, sehingga dapat dipasarkan dalam waktu dekat.
ANTM: Nalco India-Antam kaji bangun pengolahan alumina
National Aluminium Company Ltd (Nalco)--BUMN aluminium India-- akan menjajaki investasi di industri pengolahan alumina bersama PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dalam jangka panjang. Direktur Industri Logam Ditjen Industri Logam Mesin Tekstil dan Aneka (ILMTA) I Putu Suryawirawan mengungkapkan Nalco sedang melobi sejumlah pihak terkait dengan peluangnya mendirikan industri alumina di Indonesia.
BBNI: BNI Bakal Rights Issue Hingga Rp 7 Triliun
PT Bank BNI Tbk sudah mantap membatalkan rencana penerbitan obligasi subordinasi senilai US$ 300 juta tahun ini. Untuk menambah modal, BNI akhirnya memilih melakukan penerbitan saham baru (rights issue) di kuartal empat tahun ini. Chief Financial Officer BNI Yap Tjay Soen menuturkan, salah satu faktor yang jadi pertimbangan BNI untuk memilih rights issue adalah animo pasar. "Kami sudah melakukan road show ke banyak negara, dan banyak investor yang menyatakan tertarik menjadi pembeli," jelas Yap di Jakarta, Kamis (3/6).
BHIT: Juli, Konversi Obligasi Jadi Saham
PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) akan menuntaskan konversi obligasi senilai US$107 juta menjadi saham pada akhir Juli 2010.Obligasi konversi ini merupakan sisa dari yang diterbitkan perseroan tahun 2007 senilai US$130 juta. Konversi obligasi senilai US$130 juta menjadi saham akan mendelusi sekitar 12-13% kepemilkan saham lama BHIT.
IPO: Bank Sinarmas September 2010
Penawaran Umum perdana /IPO saham PT Bank Sinarmas ditunda hingga September 2010 dari rencana awal bulan depan. Perseroan optimistis meraih dana Rp500 iliar dari penawaran 40% saham kepada publik. Penundaan IPO dari Juli ke September 2010 dinilai bukan karena masalah pasar modal yang masih fluktuatif, tapi lebih pada persoalan teknis di bank.
IPO: Indopoly IPO Saham Rp210-315
PT Indopoly Swakarsa Inustry akan mengadakan penawaran umum perdana/IPO 2.3 miliar saham dengan harga Rp210-315 per unit. Perseroan menargetkan perolehan dana IPO sebesar Rp483-724,5 miliar. Sebagian dan aIPO sekitar Rp450 miliar akan digunakan untuk membangun pabrik produk flexible packaging.
IPO: Lorena IPO 4Q10
PT Eka Sari Lorena Transport menargetkan pelepasan 15-20% saham perseroan ke lantai bursa melalui penawaran saham perdana (IPO) pada Oktober atau awal 4Q10. Perusahaan transportasi darat itu menargetkan perolehan dana segar Rp150 miliar, yang akan digunakan untuk menambah modal kerja.
(etr/dnl)











































