Menurut Direktur Utama Jamsostek, Hotbonar Sinaga, perseroan siap menyerap 30% dari total obligasi asalkan bunganya menarik. Namun kepastian nilai masih harus menunggu masa bookbuilding berakhir.
"Kalau menarik, sampai double digit kami akan serap 30%," ujar Hotbonar saat ditemui dalam paparan publik penawaran obligasi TLKM di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, SCBD, Jakarta, Senin (7/6/2010)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dana kita sih banyak," ucapnya.
Obligasi II PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yang ditawarkan kepada publik sebesar Rp 3 triliun, dengan acuan FR0027 + 50-150 bps untuk seri A dan FR0031 + 50-150 bps untuk seri B.
Setelah dipotong biaya, penggunaan dana obligasi ini akan digunakan untuk pengembangan new wave sekitar 50%. Selanjutnya, 40% akan digunakan untuk infrastruktur, dan 10% untuk optimizing legacy dan supporting.
Masa book building mulai hari ini (7/6/2010) hingga 18 Juni 2010. Jadwal perkiraan efektif akan didapat pada 24 Juni 2010 dan masa penawaran di medio 28-29 Juni 2010. Tanggal penjatahan pada 30 Juni 2010 dan masa distribusi obligasi elektronik di tanggal 2 Juli 2010. Pencatatan sendiri rencananya akan dilakukan pada 5 Juli 2010 di pada Bursa Efek Indonesia (BEI).
(wep/dro)











































