Demikian disampaikan dalam prospektus yang dipublikasikan, Selasa (8/6/2010).
BNGA akan menerbitkan obligasi junior senilai Rp 1,5 triliun dengan jangka waktu 7 tahun. Obligasi ini memperoleh peringkat AA- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam prospektus dikatakan, seluruh dana setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan untuk ekspansi kredit perseroan. Namun sebelumnya, Direktur Utama BNGA Arwin Rasyid mengatakan, perseroan berencana menerbitkan obligasi junior untuk membiayai kembali (refinancing) dua obligasi jatuh tempo bernilai sama.
"Obligasi bank niaga akan jatuh tempo Juni ini senilai US$ 100 juta, sedangkan obligasi bank Lippo jatuh tempo tahun depan senilai US$ 200 juta," tuturnya beberapa waktu lalu.
Namun Arwin mengatakan, perseroan juga memiliki opsi menerbitkan 2 kali obligasi mengingat obligasi Lippo senilai US$ 200 juta baru akan jatuh tempo tahun depan.
"Kita ada opsi diterbitkan terpisah. Belum diputuskan pasti. Tapi kemungkinan diterbitkan sekalian senilai US$ 300 juta," ujarnya.
Selain itu, perseroan juga mengkaji kemungkinan meningkatkan nilai obligasi yang akan diterbitkan, jika diperlukan. "Kalau kita ternyata membutuhkan modal tambahan, bisa kita naikkan nilainya. Tapi masih dibahas," jelas Arwin.
Â
Â
(dro/qom)











































