"Kita sudah mengajak Jasa Marga untuk membuat kota baru di Surabaya. Ini sinergi BUMN yang baik antara properti dan jalan tol," kata Direktur Utama PTPP Mushanif usai penandatanganan kerjasama dengan BNI di Gedung BNI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (8/6/2010).
Menurutnya, jika kota baru tersebut sudah terbentuk, maka dalam jangka waktu 10 tahun diperkirakan bisa meraup pendapatan sebanyak Rp 130 triliun. Saat ini, keduanya tengah melakukan seleksi konsultan pengembang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, saat ini pihaknya masih melakukan penghitungan biaya investasi untuk mengembangkan kota baru tersebut. Rencananya, kota tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 15.000 hektar.
Selain membangun kota baru, PTPP juga telah menggandeng PT Pelindo II untuk membangun pelabuhan di Tanjung Priok. Nilai investasi proyek tersebut diperkirakan sebesar Rp 1,25 triliun.
Tahun ini, BUMN karya itu menargetkan bisa menggarap proyek sebanyak Rp 16,3 triliun dari total 120 proyek. "Proyeknya macam-macam, jalan nasional, gedung, perumahan, dan pelabuhan," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Business Banking BNI Krishna Suparto mengatakan, dari target proyek PTPP sebanyak Rp 16,3 triliun, sekitar 60-65 persen merupakan pembiayaan yang bisa diambil dari BNI.
"Untuk pembiayaan PTPP, sekitar 60-65 persen dari BNI," kata Krishna.
(ang/dnl)











































