Demikian disampaikan Direktur Utama ADHI Bambang Triwibowo usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di kantornya, Jalan Raya Pasar Minggu Jakarta, Rabu (9/6/2010).
Sisa laba, sebesar Rp 114,628 miliar atau 68,25% akan digunakan sebagai laba ditahan. Ada juga pos untuk bina lingkungan sebesar Rp 414 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan, peningkatan laba disebabkan oleh naiknya penjualan perseroan di akhir tahun 2009 sebanyak Rp 7,27 triliun. Kenaikan ini setara 16,3% dibandingkan dengan penjualan perseroan di tahun 2008, Rp 6,64 triliun.
Lanjutnya, perolehan laba bersih atas kerjasama operasi di tahun 2009 tercatat mencapai Rp 96 miliar. Padahal di tahun sebelumnya, laba bersih hasil kerjasama perseroan hanya sebesar Rp 28 miliar.
BUMN Karya ini pun mentargetkan dapat mencatat penjualan Rp 8,6 triliun pada tahun 2010, dengan laba bersih diharapkan mencapai Rp 140 miliar.
Untuk mengejar target tersebut, ADHI akan mengincar kontrak baru dengan nilai Rp 9 triliun pada tahun ini. Dengan adanya kontrak carry over tahun lalu Rp 5,8 triliun, maka target kontrak Adhi di akhir 2010 sebesar Rp 14,8 triliun.
(wep/qom)











































