Mengawali perdagangan, IHSG dibuka naik tipis ke level 2.802,097 dan langsung menguat ke level 2.826,957, naik 24 poin dari penutupan akhir pekan kemarin di level 2.801,899.
Perdagangan hari ini terasa sangat lambat. Tidak ada suatu daya beli ataupun daya jual yang signifikan yang mampu mengubah arah IHSG secara tajam. Setelah naik tajam pada pembukaan perdagangan, IHSG hanya berkisar di level 2.815-2.820 hingga menjelang penutupan perdagangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sentimen positif bursa Eropa berhasil membuat IHSG ditutup di level 2.826, diatas batas resistance yang diprediksi analis. Dari segi volume dan nilai transaksi, mulai terjadi penurunan bertahap atas pengaruh sentimen Piala Dunia 2010.
Transaksi investor asing didominasi aksi beli sebesar Rp 789,705 miliar, sedangkan aksi jual Rp 547,087 miliar. Transaksi beli bersih asing (foreign net buy) tercatat sebesar Rp 242,618 miliar.
Pada perdagangan Senin (14/6/2010), IHSG ditutup naik 24,938 poin (0,89%) ke level 2.826,837. Indeks LQ 45 juga naik 5,523 poin (1,02%) ke level 546,271.
Sementara nilai tukar rupiah ditutup stabil di level 9.185 per dolar AS, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di level 9.210 per dolar AS.
Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 81.697 kali pada volume 2,775 miliar lembar saham senilai Rp 2,236 triliun. Sebanyak 129 saham naik, 69 saham turun dan 65 saham stagnan.
Bursa-bursa regional Asia masih melanjutkan penguatan seiring dengan penguatan bursa-bursa Eropa siang tadi.
- Indeks Hang Seng melesat 179,53 poin (0,90%) ke level 20.051,91.
- Indeks Nikkei 225 naik tajam 174,60 poin (1,80%) ke level 9.879,85.
- Indeks KOSPI naik 15,26 poin (0,91%) ke level 1.690,60.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Astra International (ASII) naik Rp 1.250 ke Rp 44.250, Bir Bintang (MLBI) naik Rp 1.000 ke Rp 170.000, Astra Agro (AALI) naik Rp 500 ke Rp 20.500, United Tractors (UNTR) naik Rp 450 ke Rp 18.800, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 300 ke Rp 34.000.
Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain HM Samnpoerna (HMSP) turun Rp 450 ke Rp 15.050, Unilever (UNVR) turun Rp 300 ke Rp 15.800, Mayora (MYOR) turun Rp 150 ke Rp 6.900, Smart (SMAR) turun Rp 50 ke Rp 3.100.
Â
Â
(dro/qom)











































