Demikian disampaikan Direktur Utama PT Bahana Securities, Eko Yuliantoro saat ditemui di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (15/6/2010).
"Iya, CSM dan Patrakom akan dilepas, karena Telkom mempunyai saham mayoritas disana," jelas Eko.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini kan tidak seperti pelepasan di pasar modal, yang jadwalnya pasti. Ini tergantung kesepakatan. Ada beberapa pihak yang menyatakan minatnya," katanya.
BUMN Telekomunikasi ini, saat ini memiliki 40% saham di Patrakom. Sedangkan di CSM, hanya 25%. Pelepasan ini dilakukan agar perseroan fokus pada inti bisnis perseroan, hingga tidak terjadi tumpang-tindih diantara anak usaha TLKM lainnya.
Kedua anak usaha Telkom ini melayani bidang jasa akses satelit (v-sat). Eko juga belum bersedia menyebutkan harga penawaran yang diajukan Telkom terhadap anak usahanya ini. Valuasi harga, lanjutnya, masih terus dihitung.
Beberapa waktu lalu, Direktur Utama TLKM, Rinaldi Firmansyah pun masih bungkam saat ditanyakan harga yang disodorkan perseroan. "Harganya sudah ada, namun kami tidak ingin mengungkapkan. Karena penawaran calon pembeli bisa lebih rendah," imbuh Rinaldi waktu itu.
Tercatat ada empat investor yang menyatakan minatnya terhadap saham Patrakom. Begitu pula dengan CSM, namun jumlahnya masih belum bisa dipastikan.
(wep/ang)











































