Demikian disampaikan Direktur Utama PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) Hiramsyah S. TaibΒ di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (23/6/2010).
PT Trans Jabar Toll Road merupakan pelaksana pembangunan jalan tol Ciawi-Sukabumi sepanjang 54 km. Sebelumnya, Trans Jabar dikuasi oleh ELTY bersama PT Bukaka Teknik Utama. Dengan masuknya PT Jasa Sarana di Trans Jabar, maka struktur kepemilikan menjadi 60% milik ELTY, 25% PT Jasa Sarana, dan sisanya 15% Bukaka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, penambahan modal oleh Jasa Sarana masih harus menunggu persetujuan pemegang saham pada Jumat (25/6/2010) depan.
"Mereka RUPS dulu, bareng sama kita (ELTY), Jumat," jelasnya.
Dengan masuknya anak usaha Pemda Jabar ini, diharapkan pembangunan tol Ciawi-Sukabumi dapat segera terealisir sesuai target. Lanjut Hiramsyah, pembangunan konstruksi seksi I Ciawi-Sukabumi, akan dimulai pada triwulan-II 2011.
Seksi I yang menghubungkan Ciawi hingga Lido sepanjang 12 km ini, baru dalam tahap pembebasan lahan. "Pembebasan sampai saat ini baru 5-10%. Konstruksinya di Ciawi-Lido baru akan triwulan-II tahun depan," paparnya.
Perseroan, sebagai pemegang saham mayoritas di Trans Jabar, rencananya akan menambahkan modal sebesar Rp 391 miliar. Dana ini didapat dari hasil penggalangan Penawaran Umum Terbatas (rights issue) dengan total sebesar Rp 3,2 triliun.
Jalan tol lain yang dikembangkan perseroan adalah ruas tol Pejagan-Pemalang, targetnya juga akan mulai konstruksi di triwulan II-2011. Ruas tol sepanjang 58 km ini, sudah 70% proses pembebasan lahan.
IPO Bakrie Toll Road ditunda Hingga 2012
Anak usaha ELTY, PT Bakrie Toll Road (BTR) juga baru akan melaksanakan penawaran saham perdana (IPO) di lantai bursa pada 2012. Ini berarti, terjadi pemunduran jadwal satu tahun dari target sebelumnya di 2011.
Menurut Corporate Secretary dan Investor Relation ELTY Nuzirman Nurdin, tahun 2011 perseroan baru akan melakukan pre-opening untuk membentuk harga yang ideal pada saat IPO kelak.
Selain itu, mundurnya IPO tersebut juga didasarkan atas traffic tol yang diperkirakan akan mencapai puncak di 2012. Naiknya traffic didukung oleh banyaknya jalan tol perseroan yang telah beroperasi.
Setelah Kanci-Pejagan beroperasi Januari 2010, diharapkan akan disusul oleh ruas tol lain yaitu Pejagan-Pemalang dan Ciawi-Sukabumi. "Kita akan pre-opening dulu. Kita juga akan tingkatkan traffic tol agar harga IPO sesuai," paparnya.
(wep/dnl)











































