Mengawali perdagangan IHSG dibuka turun tipis ke level 2.892,580 dan langsung melorot tajam ke level 2.844,448, anjlok 49 poin dari penutupan kemarin di level 2.893,371.
Koreksi tajam pada pembukaan perdagangan dipicu oleh penurunan tajam IHSG pada perdagangan pre-opening yang langsung anjlok 35 poin. Untungnya, aksi beli selektif berbondong-bondong mulai masuk ketika pasar dibuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penguatan saham-saham sektor pertambangan dan perbankan sukses mendorong IHSG bertahan di zona hijau dan menembus kembali level 2.900. IHSG pun sempat naik ke level 2.918,063, menguat 25 poin.
IHSG bergerak cukup ekstrem dalam rentang 2.844,448 hingga 2.918,063 pada perdagangan hari ini.
Kendati demikian, bursa-bursa Asia masih terjebak di zona merah yang membuat IHSG satu-satunya indeks yang berada di teritori positif di kawasan Asia. Indeks Nikkei 225 ditutup di bawah 9.400, indeks Shanghai juga jatuh ke bawah 2.400. Indeks Hang Seng masih bertahan di atas level 20.000.
Pada perdagangan Rabu (30/6/2010), IHSG ditutup menguat 20,313 poin (0,70%) ke level 2.913,684. Indeks LQ 45 juga naik 3,478 poin (0,61%) ke level 566,100.
Sementara nilai tukar rupiah ditutup menguat di level 9.060 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.090 per dolar AS.
Investor asing tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp 913,849 miliar, sedangkan aksi jual sebesar Rp 1,049 triliun. Nilai penjualan bersih asing (foreign net sell) sebesar Rp 135,448 miliar.
Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 74.304 kali pada volume 3,187 miliar lembar saham senilai Rp 3,026 triliun. Sebanyak 132 saham naik, 66 saham turun dan 71 saham stagnan.
Bursa-bursa regional Asia masih berkutat di zona merah
- Indeks Shanghai turun 28,68 poin (1,18%) ke level 2.398,37.
- Indeks Hang Seng melemah 119,91 poin (0,59%) ke level 20.128,99.
- Indeks Nikkei 225 turun 188,03 poin (1,65%) ke level 9.382,64.
- Indeks Strait Times turun 4,66 poin (0,16%) ke level 2.825,68.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Astra International (ASII) naik Rp 800 ke Rp 48.300, Eatertainment (SMMT) naik Rp 425 ke Rp 2.175, Indocement (INTP) naik Rp 350 ke Rp 15.800, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 250 ke Rp 17.250, BCA (BBCA) naik Rp 150 ke Rp 5.950.
Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 650 ke Rp 19.350, Indo Tambang (ITMG) turun Rp 550 ke Rp 37.150, Unilever (UNVR) turun Rp 500 ke Rp 17.000, Indika (INDY) turun Rp 125 ke Rp 2.850.
Β
(dro/qom)











































