Di Tengah Serbuan Keramik China, KIAS Pertahankan Pasar Domestik

Di Tengah Serbuan Keramik China, KIAS Pertahankan Pasar Domestik

- detikFinance
Jumat, 02 Jul 2010 09:04 WIB
Di Tengah Serbuan Keramik China, KIAS Pertahankan Pasar Domestik
Jakarta - PT Keramika Indonesia Assosiasi Tbk (KIAS) optimistis mampu bersaing dengan competitor asing yang banyak masuk seiring dimulainya era perdagangan bebas ASEAN (Asean Free Trade Area) tahun ini. Perusahaan yang tercatat sebagai tertua di Indonesia ini, akan mempertahankan kualitas baik serta pertumbuhan produksi berkesinambungan sebagai strategi mempertahankan pasar.

"Kompetisi seperti itu justru sehat dan positif buat konsumen. Kami optimis, karena kami  lebih paham kebutuhan pasar domestik, disamping juga biaya produksi mereka juga relatif sama dengan pemain lokal," ujar Direktur KIAS, Hendra Iswadi dalam siaran persnya, Jumat (2/7/2010).

Dia menegaskan, selama kualitas mampu terjaga baik, maka pasar akan berpihak kepada perseroan. Tercatat, saat ini porsi penjualan perseroan lebih banyak untuk domestik sebesar 90%. Sedangkan untuk penjualan ekspor hanya 10%. "Sejauh ini, strategi yang kami lakukan, terbukti mampu membuat kami bertahan," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, penjualan perseroan masih terfokus pada wilayah Indonesia Bara.  Namun seiring dengan pasar yang besar di wilayah lain, perseroan juga memiliki rencana ekspansi di wilayah-wilayah lain di Indonesia. Saat ini, perseroan memiliki distribusi produk terjauh di wilayah Sulawesi. Melalui cabang distribusi ini, perseroan akan menjangkau wilayah Sulawesi dan juga wilayah Timur Indonesia lainnya seperti Ternate, Lombok, Papua dan Kupang.

Tahun ini, KIAS menganggarkan dana belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp12 miliar, yang seluruhnya berasal dari dana kas internal. Capex tersebut akan digunakan untuk overhaul aset tetap perseroan. "Dengan posisi kami yang kuat, kami tidak khawatir menghadapi persaingan dengan pemain asing yang ingin membuka pabrik keramik Indonesia," tegas Hendra.

KIAS saat ini memiliki dua anak perusahaan yaitu : PT KIA Keramik Mas (KKM), yang  bergerak di industri genteng keramik dan PT KIA Serpih Mas (KSM), yang bergerak di industri keramik lantai. Sementara pabrik-pabrik yang dimiliki perseroan dan anak usaha, antara lain : pabrik di Cileungsi, Karawang dan Gresik. Sementara kapasitas yang dimiliki, KIAS sebanyak 10,8 juta meter persergi (m2), KKM sebesar 22 juta keping per tahun, dan KSM  20,4 juta m2 per tahun.

Perseroan mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 72% pada triwulan I-2010, menjadi Rp 157,187 miliar dari Rp 91,874 miliar periode sama tahun lalu. Sementara laba bersih selama tiga bulan pertama 2010, tercatat meningkat 26,97% menjadi Rp 27.3 miliar dari Rp 21.5 miliar periode sama tahun lalu. Pertumbuhan tersebut disebabkan membaiknya penjualan serta sudah terkonsolidasi secara penuh kinerja dari anak-anak usaha perseroan.

 

 
(dro/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads