Demikian disampaikan Direktur BNI Securities Jimmy Nyo dalam peluncuran versi terbaru e-Smart di restoran Bebek Bengil, Jakarta, Selasa (6/7/2010).
"Kita sudah sosialisasi dan kami sangat transparan seperti arahan KSEI. Target kami akhir bulan ini, nasabah aktif seluruhnya sudah punya kartu AKSes," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini transaksi rata-rata penggunan e-Smart mencapai Rp 83,1 miliar dari rata-rata total transaksi per hari mencapai Rp 200 miliar, atau setara dengan 36%.
"Kami percaya, porsi transaksi di online trading akan kembali meningkat dari posisi saat ini 4% dari total transaksi," tambahnya.
Dana kelolaan BNI Securities sampai akhir Juni tercatat Rp 5,3 triliun. Hingga akhir tahun nilainya diharapkan dapat memenuhi target perseroan yang sebesar Rp 7 triliun.
"Untuk kantor cabang, ada 65 cabang per Juni. Nanti kita akan tambah menjadi 90 kantor cabang. Biayanya sekitar Rp 200,-300 juta per cabang, " paparnya.
Dengan penambahan cabang, perseroan akan terapkan Know Your Client (KYC) seperti yang dipersyaratkan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), yaitu sosialisasi melalui bertatap muka langsung dengan nasabah.
"Ini kan sesuai yang diamanahkan di peraturan V.D.10," jelasnya.
(wep/dnl)











































