Transaksi Lesu, IHSG Turun 8 Poin

Transaksi Lesu, IHSG Turun 8 Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 07 Jul 2010 16:15 WIB
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mencetak rebound dan dipaksa turun 8 poin dalam volume perdagangan yang sangat tipis. Padahal, menjelang penutupan perdagangan, IHSG sempat mencicipi zona hijau walau hanya sesaat.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka naik tipis ke level 2.913,340, naik sebanyak 2,692 poin (0,09). Namun, hingga pukul 09.40 waktu JATS, IHSG langsung turun sebanyak 6,271 poin atau setara 0,22% ke level 2.904,377.

Pelemahan IHSG terus berlanjut hingga penutupan sesi siang, IHSG ditutup melemah 11,548 poin atau setara 0,4% ke level 2899,1.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan Rabu (7/7/2010), IHSG ditutup di level 2.902,044, turun 8,604 poin atau setara (0,30%). Indeks LQ 45 juga ditutup melemah 1,697 poin (0,30%) ke level 563,794.

Sementara nilai tukar rupiah ditutup stabil di level 9.080 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.070 per dolar AS.

Selain masih terkena dampak pelemahan bursa regional, turunnya IHSG juga disumbang oleh melemahnya harga saham-saham komoditas.

Dua saham pendatang baru Golden Retailindo (GOLD) dan SkyBee (SKYB) yang sebelumnya masuk dalam saham top gainer kini stagnan dan tidak bisa membantu IHSG menanjak.

Berikut kondisi bursa regional sore ini:

  • Indeks Shanghai Composite naik 11,69 poin (0,49%) ke level 2.421,12
  • Indeks Hang Seng anjlok 227,05 poin (1,13%) ke level 19.857,07
  • Indeks Nikkei 225 turun 58,39 poin (0,63%) ke level 9.279,65       
  • Indeks Straits Times turun 9,35 poin (0,33%) ke level 2.858,67   


Perdagangan hari ini berjalan sangat lesu dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 73.588 kali pada volume 2,632 miliar lembar saham senilai Rp 2,088 triliun. Sebanyak 55 saham naik, 127 saham turun dan 64 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik Rp 750 ke Rp 38.450, Petrosea (PTRO) naik Rp 500 ke Rp 12.000, Adira Dinamika Multifinance (ADMF) naik Rp 350 ke Rp 9.600, dan Bank Tabungan Pensiunan (BTPN) naik Rp 300 ke Rp 8.500.

Sementara saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 600 ke Rp 46.250, Indocement Tunggal Prakasa (INTP) turun Rp 300 ke Rp 15.950, United Tractors (UNTR) turun Rp 300 ke Rp 18.400, dan Smart (SMAR) turun Rp 200 ke Rp 3.300.

(ang/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads